www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Mengenal Produk Investasi

Sistem Ini yang Membantu Bursa Ciptakan Pasar Teratur dan Efisien

14-Jul-2017 06:48:53 WIB | Online | Share
Sistem Ini yang Membantu Bursa Ciptakan Pasar Teratur dan Efisien

Investasiku.co.id – Sedikit teknis, mari mengenal infrastruktur pasar modal terutama yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) salah satunya yaitu sistem yang disebut JATS-NextG. Teknologi itu yang membantu bursa memudahkan dalam menerima order jual dan beli.

JATS-NextG ramai disebut – sebut lagi pada awal pekan ini tepatnya pada Senin (10/07) saat terjadi gangguan pada sistem di pasar saham. Akibatnya, secara resmi BEI baru mengakui bahwa pembukaan perdagangan saham adalah mulai jam 10:00 waktu JATS pada hari itu atau mundur satu jam dari biasanya.

”Sehubungan dengan terjadinya permasalahan teknis pada sistem penyebaran informasi pasar maka BEI memutuskan melakukan penghentian sementara perdagangan (freeze) atas seluruh Efek bersifat ekuitas dan derivative yang diperdagangkan di bursa,” bunyi pengumuman resmi BEI ditandatangani Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, Senin (10/07) pagi.

Freeze pasar diberlakukan terhitung sejak jam 09:34 waktu JATS sampai jam 10:00 waktu JATS. ”Sebagai upaya untuk memulihkan layanan kepada Anggota Bursa dan partisipan, BEI saat ini telah melakukan upaya perbaikan dan akan menginformasikan lebih lanjut terkait acuan informasi perdagangan,” terusnya.

Atas errornya sistem penyampaian informasi data dari BEI itu perusahaan sekuritas Anggota Bursa sebagai pihak yang langsung menerima order beli atau jual dari investor langsung merespon dengan menyampaikan informasi terkait kepada para nasabah. ”Diinformasikan bahwa saat ini datafeed dari bursa sedang ada masalah, pihak bursa sedang mengupayakan perbaikannya,” begitu pengumuman dari Trimegah Sekuritas.

BEI memang mengacu kepada jam yang tertera pada sistem JATS dalam penyebutan jam perdagangan sehingga dalam pengumuman resminya disebutkan satuan waktu JATS sesuai nama sistem yaitu JATS-NextG. Hal tersebut juga untuk mengantisipasi perbedaan waktu antar daerah agar ada keseragaman waktu di pasar yaitu sesuai sistem JATS.

Tidak disebutkan bahwa sistem di BEI terkena serangan virus atau hacker pada kejadian itu. Yang pasti pasar saham Indonesia bukan satu-satunya yang mengalami error pada hari itu. Bursa Malaysia diberitakan terkena serangan pihak pengganggu sehingga juga perdagangannya sempat tertunda dan bursa India bahkan lebih parah, perdagangan sahamnya dihentikan selama empat jam.

Baca Juga : Begini Pasar Modal Indonesia Sebelum Seaktif dan Sebesar Sekarang

Sejak 2009

JATS-NextG merupakan akronim dari Jakarta Automated Trading System Next Generation. Teknologi itu merupakan pembaruan dari yang sebelumnya yaitu JATS sejak 1995.

BEI mengupgrade JATS menjadi JATS-NextG secara resmi mulai 2009 sebagai bagian dari upaya menciptakan pasar yang teratur, wajar, dan efisien. Sistem itu disebutkan mampu menerima 1 juta order dan 500 ribu transaksi per hari serta bisa ditingkatkan.

Saat ini, di pasar saham sebagai pasar yang paling likuid, frekuensi transaksi secara rata-rata baru mendekati sekitar 300 ribu transaksi per hari.

Beberapa fitur pada JATS-NextG di antaranya:

  1. Menyediakan satu fasilitas perdagangan terpadu (multi products single platform) termasuk single operation, single price dissemination dan single market supervision
  2. Sinergi optimal antara hardware dengan operating system Linux dan software aplikasi
  3. Terintegrasi dengan sistem pendukung yakni DataFeed, JATS-Remote Trading dan SMARTS (Surveillance System)
  4. Load Balancing dan High Availability System
  5. Kapasitas mesin DRC yang setara dengan mesin utama.

JATS-NextG mampu menangani seluruh produk finansial mulai dari saham, obligasi, dan produk turunannya atau biasa disebut produk derivatif dalam satu platform.

Penerapan sistem JATS-NextG yang dibawa oleh vendor yaitu Nasdaq OMX itu merupakan tahapan penting bagi modernisasi pasar modal Indonesia yang dimulai sejak 1995.

Baca Lagi : Banyak Saham Terlantar Sejak Sistem Konvensional Ditinggalkan

Pada 1995 merupakan tahun awal implementasi komputerisasi perdagangan di pasar saham nasional diikuti kemudian diberlakukannya sistem otomasi pengawasan pada 1997. Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2000, merupakan pemberlakuan scripless trading.

Berlakunya scripless trading yang mulai secara bertahap menghilangkan perdagangan saham fisik (script) ke elektronik itu membuat regulator mampu mengimplementasikan remote trading secara penuh pada 2005 setelah setahun sebelumnya dimulai dengan aktivasi IDX reporting.

Simak Lagi : Kabar Gembira, Jumlah Investor Tembus Satu Juta

Sejak 2009 atau mulai JATS-NextG diaktifkan itu, baru lah pasar memasuki era seperti yang berlaku saat ini karena setelah itu diberlakukan Single Investor Identification (SID), Data Warehouse, dan beberapa pengembangan berikutnya.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved