www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Memahami Risiko

Seperti Ini Teknis dan Biaya Perdagangan Surat Utang Online

30-Mar-2017 11:57:25 WIB | Online | Share
Seperti Ini Teknis dan Biaya Perdagangan Surat Utang Online

Investasiku.co.id – Sama seperti transaksi jual dan beli saham, aktivitas perdagangan surat utang secara elektronik melalui Electronic Trading Platform (ETP) juga dikenakan biaya. Tetapi manfaat pemberlakuan mekanisme secara online itu justru akan membuatnya lebih efisien dan tentu saja transparan.

Sebelumnya sudah dibahas bahwa evolusi transaksi produk investasi surat utang akan dimulai awal April 2017. Itu merupakan bagian dari hasil kajian yang dilakukan Tim Pendalaman Pasar Surat Utang (TPPSU).

Baca: Catat, Mulai Awal April 2017 Transaksi Surat Utang Sudah Online

Secara umum, tujuan pemberlakuan ETP terdiri atas beberapa hal. Antara lain; Meningkatkan efektivitas pengambilan kebijakan terkait fiskal dan moneter, meningkatkan transparansi pasar sekunder untuk surat utang, meningkatkan efektivitas pengawasan dan monitoring oleh regulator, memerluas akses bagi pelaku pasar dan investor dalam perdagangan pasar, dan meningkatkan likuiditas pasar surat utang Indonesia.

Di antara sejumlah tujuan tersebut, pada intinya adalah membuat pasar surat utang menjadi likuid. Mudah untuk diperjualbelikan tetapi dalam koridor mekanisme perdagangan yang wajar, transparan, dan efisien. Maka diatur dan diawasi oleh regulator.


Nah dalam rangka terciptanya mekanisme perdagangan surat utang yang wajar, transparan, dan efisien, itu maka dibuat alur transaksi. Dimulai dari penawaran, negosiasi, proses kliring oleh Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), sampai proses penyelesaian transaksi oleh kustodi yang terdiri atas Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) secara integrated dan Bank Indonesia (BI) secara manual.

Baca: Mengenal SRO di Pasar Modal

Pelaku transaksi perdagangan surat utang juga tidak bisa lagi semena-mena menentukan harga jual atau menawar permintaan belinya. Sebab, sama seperti mekanisme perdagangan saham, regulator menentukan fraksi harga surat utang.

Fraksi secara umum adalah pergerakan harga dalam kelipatan tertentu sebagaimana diatur. Kebetulan, untuk tahap awal pemberlakuan ETP, surat berharga yang bisa ditransaksikan adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI).

Dalam mekanisme perdagangan ditentukan harga dalam satuan persen (%) dengan fraksi sebesar 0,01 persen. Misalnya, salah satu pihak melakukan kuotasi akan menjual sebanyak 10 juta unit ORI pada harga 100,00.

Dalam proses negosiasi, anggota ETP C, misalnya, melakukan penawaran pada harga 99,98. Sebaliknya, anggota ETP D menyanggupi membeli pada harga 100,10. Sudah pasti pihak penjual menyambut negosiasi anggota ETP D.

Hasil transaksi itu kemudian menjadi informasi kepada publik. Bahwa telah terjadi penawaran dengan harga kuotasi 100,00 dan harga transaksi terealisasi 100,10. Bagan di bawah ini contohnya?


Tadi dicontohkan bahwa jumlah ORI yang ditawarkan ke pasar melalui ETP sebanya 10 juta unit. Yup! Dalam transaksi perdagangan surat utang memang juga dikenal jumlah efek dalam satu satuan lot. Untuk tahap awal ini, ukuran lot-nya ditentukan dalam juta.

Di pasar saham kita sudah mengenal bahwa satu lot terdiri atas 100 unit saham. Pada era sebelumnya sempat berlaku cukup lama jumlah dalam satu lot terdiri atas 500 unit saham.

Kemudian, para pihak yang bertransaksi juga akan dikenakan biaya transaksi melalui ETP. Untuk nilai transaksi sampai dengan Rp 1 miliar, biayanya Rp 15.000. Berlaku untuk pihak penjual dan pihak pembeli.

Lalu untuk nilai transaksi mulai Rp 1 miliar sampai Rp 10 miliar, biaya transaksinya sebesar 0,00125 persen. Jika nilai transaksi lebih dari Rp 10 miliar maka tarifnya sebesar 0,001 persen.

Terdapat juga biaya kliring ETP sebesar Rp 4.500 untuk transaksi sampai dengan Rp 1 miliar dan sebesar 0,000375 persen per transaksi mulai Rp 1 miliar sampai Rp 10 miliar. Jika lebih dari Rp 10 miliar maka biayanya sebesar 0,0003 persen.


Terdapatnya biaya itu boleh saja disebut sebagai kekurangan dari berlakunya sistem ETP bagi pasar surat utang. Tapi dana itu sebenarnya untuk keberlangsungan pasar mulai dari biaya perawatan (maintenance), integrasi, dan biaya untuk merintis (startup).

Lagipula nilai itu tidak sebanding, tidak ada apa-apanya jika dibandingkan keuntungan atau manfaat lain dari pemberlakuan ETP. Manfaat itu antara lain meningkatkan likuiditas pasar, menurunkan biaya dan risiko trading secara jangka panjang, menurunkan biaya pendanaan, dan memermudah pengawasan.

Terkait pengawasan itu akan kita bahas berikutnya. Bersamaan dengan alasan mengapa ORI jadi instrument surat utang perdana yang diperdagangkan melalui ETP.

Foto: RMS

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved