www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Mengenal Produk Investasi

Sebesar Ini Keuntungan Emiten Pada Triwulan Pertama 2017

8-May-2017 16:54:33 WIB | Online | Share
Sebesar Ini Keuntungan Emiten Pada Triwulan Pertama 2017

Investasiku.co.id – Memasuki bulan Mei, salah satu hal penting yang dinanti investor terutama investor saham dan reksa dana saham adalah kinerja perusahaan tercatat (emiten) di awal tahun. Mayoritas sudah melaporkannya ke publik dan melalui regulator dengan hasil secara rata-rata positif.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 382 emiten telah menyampaikan kinerja sepanjang kuartal pertama 2017 sampai dengan akhir pekan kemarin (05 Mei 2017). Terjadi kenaikan baik dari pos pendapatan maupun laba bersih terkumpul jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Dari total 382 emiten yang telah menyampaikan laporan keuangan kuartal pertama 2017, sebanyak 302 emiten di antaranya membukukan laba senilai total Rp 77,77 triliun.

Angka tersebut naik 15 persen jika dibandingkan Rp 67,61 triliun pada periode sama tahun 2016. Sebaliknya sebanyak 80 emiten lainnya mencatatkan rugi bersih.

Secara lebih rinci, sebanyak 230 emiten membukukan peningkatan laba bersih di kuartal pertama 2017 dibandingkan kuartal pertama 2016. Kemudian sebanyak 151 emiten mengalami penurunan laba bersih.

Total pendapatan 382 emiten pada sepanjang kuartal pertama 2017 tercatat sebesar Rp 641,82 triliun atau meningkat 6,4 persen dibandingkan total pendapatan di kuartal pertama tahun lalu.

Total aset 382 emiten juga meningkat 11,4 persen menjadi Rp 8.536,31 triliun dari Rp 7.659,89 triliun pada triwulan pertama 2016.

Sektor yang membukukan pertumbuhan laba kuartal pertama 2017 tertinggi adalah Pertambangan (234 persen), Perkebunan (169,8 persen), Aneka Industri (54,5 persen), Keuangan (18,3 persen), Barang Konsumsi (15,7 persen), dan Infrastruktur (13,9 persen).

Baca : Saham di Indonesia Positif, Saham Pertambangan Juaranya

Sebaliknya terjadi penurunan laba pada sektor lainnya antara lain Industri Dasar (turun 4,6 persen), Properti (turun 18 persen), dan Perdagangan dan Jasa (turun 40,3 persen).

Baca Juga : Market Cap Naik Pertanda Aset Investasi Positif

Saat ini terdapat sebanyak 544 emiten tercatat di BEI dan masuk penghitungan Indeks harga saham gabungan (IHSG). Dengan begitu maka terdapat sebanyak 162 emiten belum melaporkan hasil kerja pada tiga bulan awal tahun ini.

Baca Lagi : Cremate Cara Pilih Saham Untuk Ditabung Secara Jangka Panjang

Kinerja perusahaan pada awal tahun bisa menjadi tolok ukur bagi kita dalam berinvestasi. Untuk menilai dan merinci lagi strategi investasi kita apakah sudah tepat atau perlu diperbaiki di saham perusahaan tersebut.

Cek Ini : Mengenal NAB Dalam Reksa Dana

Bagi investor reksa dana terutama reksa dana saham, kita bisa lihat lagi saham-saham perusahaan apa yang menjadi underlying investasi reksa dana kita. Dengan asumsi bahwa perusahaan yang sahamnya kita miliki dalam bentuk reksa dana itu berkinerja positif, reksa dana saham yang dimiliki juga berpotensi positif.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved