www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Merencanakan Masa Depan

Reksa Dana Online Bisa Bantu Mulai Menata Masa Depan Lho

6-Apr-2017 10:22:47 WIB | Online | Share
Reksa Dana Online Bisa Bantu Mulai Menata Masa Depan Lho

Investasiku.co.id – Kemajuan teknologi perlu dimanfaatkan untuk berinvestasi lebih mandiri. Lewat reksa dana online kita bisa bijak berinvestasi disesuaikan kebutuhan dan situasi secara mudah dan menyenangkan.

Investasi di produk reksa dana memang tidak perlu seaktif seperti berinvestasi di pasar saham secara langsung. Tidak terlalu kena risiko ketinggalan “momen” seperti di pasar saham yang pergerakan harganya berubah dalam hitungan menit bahkan detik.

Tapi, bukan berarti di reksa dana juga tidak bisa memanfaatkan momentum. Tetap terjadi pergerakan nilai dari salah satu produk investasi populer di pasar modal itu sesuai perubahan nilai aset di dalamnya (underlying) baik itu saham, nilai tukar, maupun surat utang.

Setiap bulan, investor reksa dana memang akan mendapat laporan dari perusahaan Manajer Investasi atas perkembangan portofolionya. Tetapi, di luar itu kita bisa banyak mendapatkan informasi tentang update situasi yang bisa memengaruhi posisi investasi kita.

Misalnya, data indeks reksa dana per pekan. Dari data tersebut kita bisa membandingkan perkembangan per jenis reksa dana sehingga bisa menjadi pertimbangan apakah akan memertahankan posisi reksa dana seperti semula atau memutuskan untuk dialihkan ke jenis reksa dana lainnya.

Contoh, pada sepanjang pekan periode 24 Maret sampai 31 Maret 2017, data Infovesta mencatat indeks reksa dana saham (IRDSH) naik 0,41 persen. Lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks acuannya yaitu Indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menguat 0,12 persen pada periode yang sama.

IRDSH naik paling tinggi pada pekan itu dibandingkan indeks produk reksa dana lainnya. Indeks reksa dana saham syariah bahkan naik lebih tinggi yaitu sebesar 0,53 persen.

Sedangkan Indeks reksa dana campuran (IRDCP) naik 0,37 persen, indeks reksa dana pendapatan tetap (IRDPT) naik 0,30 persen, dan indeks pasar uang (IRDPU) naik 0,06 persen. Lalu indeks reksa dana campuran syariah naik 0,11 persen dan indeks pendapatan tetap syariah menguat 0,44 persen.

Secara umum indeks reksa dana mencatatkan hasil positif pada sepanjang pekan itu. Tidak jauh dari indeks acuan lainnya selain IHSG seperti Infovesta Government Bond Index (IGBI) yang naik 0,27 persen dan Infovesta Corporate Bond Index (ICBI) naik 0,13 persen.


Seiring positifnya pasar saham sepanjang Maret, dalam satu bulan itu, IRDSH juga mencatatkan kinerja paling kuat. IHSG sebagai indeks acuannya menguat 3,37 persen pada Maret 2017 dan IRDSH mengikuti dengan kenaikan sebesar 2,75 persen.

Diikuti IRDCP yang naik 2,05 persen, IRDPT naik 2,00 persen, dan IRDPU yang hanya naik 0,18 persen. Indeks-indeks itu mengukur kinerja per jenis produk reksa dana secara rata-rata. Tentu saja ada produk yang sudah menguat puluhan persen dan sebaliknya ada yang minus alias negatif.

Baca juga: IHSG Pecah Rekor, Reksa Dana Saham Juga Naik Paling Kencang

Maka kita tinggal membandingkan kinerja indeks acuan untuk produk reksa dana itu dengan pergerakan produk reksa dana yang kita miliki. Sesuaikan dengan ekspektasi masing-masing. Bisa tumbuh di atas persentase kenaikan indeks acuannya setidaknya sudah bagus. Artinya, tidak di bawah kinerja pasar.

Nah untuk memudahkan proses itu, di era digital seperti saat ini bukan perkara sulit. Kita tinggal mengaktifkan reksa dana online dan pantau perubahan dari setiap periodenya apakah mau disikapi per pekan, per dua pekan, per bulan, atau jangka waktu lainnya.

Indikasi awal bisa kita pantau bahkan secara harian melalui gadget baik itu ponsel maupun tablet. Bisa juga melalui komputer atau laptop.

Namun di zaman sekarang orang lebih banyak beraktivitas dengan ponsel pintar (smartphone)nya. Selain lebih ringkas dan bisa kapan saja, kesannya juga lebih santai (non formal) dan menyenangkan (fun).

Atas dasar itu perusahaan sekuritas dan perusahaan Manajer Investasi (Asset Management) merilis platform digital untuk produk investasi. Maka lahir lah reksa dana online.


Lihat ini: Lebih Gampang Atur Portofolio Investasi Pakai Aplikasi

PT Trimegah Sekuritas Tbk, misalnya memerkenalkan ragam kemudahan investasi reksa dana online itu melalui aplikasi mobile Trima (Trimegah Investment App).

Baca: Pantau Fluktuasi Portofolio Investasi Dari Ponsel dan Smartwatch

Terdapat fitur Convenient to Transact Multiple Products pada aplikasi itu. Investor cukup punya satu akun investasinya di pasar modal dan satu aplikasi saja di Trima.

Dengan hanya memiliki satu akun itu saja, investor bisa atur portofolio investasi apakah akan di saham secara langsung atau mau digeser ke reksa dana. Bisa juga sebaliknya.

Dalam kondisi sebaliknya, portofolio reksa dana yang kita miliki bisa dijadikan sebagai jaminan untuk bertransaksi saham. Meskipun sebenarnya kita sedang tidak dalam posisi memiliki dana di akun saham.

Hal tersebut memungkinkan untuk dilakukan karena teknologi terintegrasi antar instrumen investasi. Sehingga perusahaan sekuritas Anggota Bursa (AB) seperti PT Trimegah Sekuritas, misalnya mengetahui bahwa meskipun pemilik akun tidak punya dana di akun saham, dia tetap bisa melakukan transaksi saham karena punya dana investasi di reksa dana untuk dijadikan jaminan.

Maka jika “menyebrang” produk investasi saja sudah bisa dilakukan apalagi jika sekadar bergeser dari satu jenis reksa dana ke reksa dana lainnya. Mudah dan cepat melalui reksa dana online.

Aplikasi mobile seperti Trima yang bisa diunduh di Android dan iOS juga membantu investor mengoptimalkan return portofolio dengan fitur auto sweep. Investor bisa dengan mudah memindahkan dana kas ke reksa dana pasar uang secara otomatis.

Terobosan melalui kemajuan teknologi seperti itu memang diperlukan dalam rangka berinvestasi. Terutama teknologi yang tertanam pada smartphone seperti yang ditawarkan aplikasi mobile itu.

Sebab, semakin hari masyarakat semakin sibuk dan tidak sedikit yang beraktivitas di luar ruangan. Bekerja secara mobile.

Alat kerja yang hampir selalu dibawa hanya smartphone yang memang setia kita genggam. ”Padahal investor atau calon investor memiliki kebutuhan untuk mengelola investasi mereka secara realtime. Kapan saja dan dimana saja. Mereka menginginkan sebuah fasilitas yang memudahkan untuk bertransaksi dan mengelola portofolio investasinya dengan cara mudah, aman, dan nyaman bagi mereka,” ucap Direktur Utama Trimegah, Stephanus Turangan, saat peluncuran Trima di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/02/2017).

Terlebih dalam aplikasi juga sudah dilengkapi ragam informasi. Bisa dalam bentuk berita, bisa juga informasi realtime lainnya seperti perkembangan transaksi di pasar modal.

Chief Operating Officer Trimegah, Paul Rafiuly, mengatakan platform investasi dalam aplikasi mobile dirancang agar investor bisa bertransaksi cepat, mudah, nyaman, sehingga tidak kehilangan momentum. Bahkan bisa memantau portofolio investasi melalui smart watch berbasis Android maupun Apple.

Registrasi pun bisa dilakukan sendiri. Yang terpenting daftarkan semua persyaratan supaya rekening efek, rekening dana nasabah (RDN), dan single investor identification (SID) akan siap dalam maksimal dua hari sejak semua dokumen asli dan lengkap diterima. ”Order jual dan beli hanya dengan satu jari,” ucapnya.

Sistem online termasuk untuk reksa dana memang menjadi cita-cita regulator yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuannya agar investor yang ada lebih aktif dan bisa menambah investor lebih banyak lagi.

Direktur Utama BEI, Tito Sulistio, menyebut saat ini terdapat sekitar 540.000 Single Investor Identification (SID) terdaftar di saham, dan sekitar 250.000 di reksa dana. Total sekitar 790 ribu namun yang aktif per tahun hanya sekitar 180.000.

Maka sistem online dengan berbagai kemudahannya diharapkan mendorong investor lebih aktif lagi dan menarik minat lebih banyak masyarakat untuk menjadi investor. Dengan begitu literasi investasi di pasar modal juga meningkat.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Dewan Komisioner OJK, Nurhaida, mengatakan kemudahan melalui sistem online memang menjadi perhatian besar regulator saat ini. Bukan hanya untuk investor tetapi juga dalam rangka penawaran saham atau efek perdana ke publik alias Initial Public Offering (IPO).

”Bagaimana kalau calon-calon emiten (perusahaan tercatat) di daerah itu bisa memasukkan pernyataan pendaftaran (IPO) di daerah. Jadi mereka tidak harus ke Jakarta, tidak harus mengeluarkan biaya lebih,” ungkapnya, belum lama ini.

Secara peraturan memang itu tidak ada yang melarang. Karena di peraturan OJK IX.A.1 itu hanya disampaikan ke Bapepam LK (sebelum menjadi OJK). Tidak mengatakan apakah harus di pusat atau daerah.

”Dulu Bapepam tidak ada di daerah sekarang OJK ada di daerah. Kami katakan bisa saja disampaikan di daerah. kita tahu bahwa semua dokumen lengkap, underwriter (perusahaan sekuritas) juga sudah ada di situ,” Nurhaida menerangkan.

Khusus terkait produk investasi reksa dana, kata Nurhaida, OJK mendukung penuh berbagai inovasi yang mulai terjadi seiring mulai maraknya reksa dana online. Terlebih reksa dana merupakan salah satu produk yang tahan banting di tengah gejolak ekonomi global yang terjadi pada 2016.

”Tahun ini (2017) kita melihat akan meningkat juga. Kalau diperhatikan dari trennya, reksa dana ini yang selalu NAB (Nilai Aktiva Bersih)-nya itu meningkat terus,” ujarnya.

OJK memerediksi pertumbuhan NAB reksa dana tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, yakni sekitar 24 persen sampai 25 persen. Tahun 2019 NAB reksa dana nasional ada di kisaran Rp 339 triliun.

Salah satu faktor yang membuat reksa dana terus berkembang adalah banyaknya sarana yang mendukung untuk memermudah masyarakat menjangkau produk tersebut.

”Bagaimana membuat masyarakat lebih paham apa itu pasar modal, apa itu produk-produknya. Salah satunya reksa dana dan bagaimana mereka bisa memasuki pasar modal serta memberikan sarananya. Online trading reksa dana itu sudah banyak, masyarakat juga sudah dengan mudah dapat mengakses reksa dana dimana saja dan kapan saja,” tuturnya.

Perusahaan sekuritas dan manajer investasi juga melibatkan pelaku e-commerce dalam memasarkan dan menyosialisasikan produk reksa dana kepada masyarakat. Diharapkan ke depan semakin berkembang seiring meningkatnya pengguna internet dan smartphone terutama para generasi muda.

Sistem di pemerintahan juga ikut mendukung. Pemberlakuan KTP elektronik (eKTP) membuat pendataan nasabah atau investor secara online semakin mudah. Sehingga, sebenarnya, dengan mendaftar menggunakan eKTP saja track record calon nasabah sudah bisa terekam.

Lebih dari itu, agar semakin menarik minat dan mengurangi risiko, memulai investasi reksa dana online bisa dengan uang jajan saja. Daftar bisa hanya dengan uang Rp 10 ribu atau mulai memiliki satu unit reksa dana dengan hanya Rp 100.000.

Dengan begitu, para investor pemula yang mungkin di awal masih ada keraguan tidak merasa memiliki risiko yang sangat tinggi. Hanya sekadar menaruh uang jajannya saja. Tetapi setelah pengetahuan bertambah dan kesadaran investasi meningkat, nilai investasi bisa ditambah lagi.

Membangun Kesadaran

Sering disebutkan bahwa jumlah investor di pasar modal Indonesia masih sangat sedikit. Baru sekitar 1 persen dari jumlah penduduk negara ini.


Baca deh: Jadi Investor Aktif Yuk Bantu Kurangi Ketergantungan ke Investor Asing

Hal tersebut menggambarkan bahwa kesadaran berinvestasi dari masyarakat masih rendah. Sekaligus juga membuktikan bahwa pengenalan produk investasi yang legal, aman, dan transparan belum terpapar luas kepada masyarakat.

Di era digital seperti sekarang, penggunaan platform online seperti reksa dana online memang menjadi salah satu cara efektif.

Disiplin berinvestasi memang bukan hal mudah. Sebaliknya juga bukan hal sulit. Yang terpenting adalah memiliki tekad kuat bahwa dengan investasi artinya menata hidup dan memersiapkan masa depan dengan harapan lebih baik.

Sudah diketahui bahwa memulai investasi di pasar modal seperti lewat reksa dana online bisa mulai dengan Rp 100.000. Coba hitung berapa rata-rata pengeluaran kita per bulan baik untuk transportasi, makan, jajan, dan kegiatan lainnya?

Setelah itu coba pilah mana saja pengeluaran rutin yang memang benar-benar wajib dengan pengeluaran yang sekadar konsumtif. Setelah itu dipisahkan.

Setelah terpisah, coba hitung lagi berapa total pengeluaran yang ternyata tidak penting-penting amat itu. Berapa jumlahnya dalam satu bulan? Bagi generasi muda di perkotaan, diyakini jumlahnya lebih dari Rp 100.000!

Sebab harga kopi di kafe saja rata-rata saat ini Rp 25.000 per cangkir. Belum lagi untuk makanannya, untuk biaya parkirnya, dan lainnya.

Disiplin dalam pengeluaran bukan berarti menjadi menderita. Kita hanya perlu mengurangi porsinya saja supaya ada uang lebih untuk investasi. Istilah kasarnya, sedikit menyadari tentang kepentingan di hari tua.

Cek ini: Ibarat Sedia Payung Sebelum Tua

Tips Disiplin Keuangan

Penghasilan sebagai pekerja sebesar apapun yang didapat tidak akan pernah cukup memenuhi kebutuhan, jika tak dihentikan kata puas.

Di sisi lain peningkatan biaya hidup kian tak terbendung. Bila tak pintar-pintar mengatur keuangan maka bukan untung yang diraih tapi bisa utang kian melambung.

Tak ingin terus terperosok dalam mengatur keuangan, berikut 10 cara cerdas yang bisa ditiru tentang pengelolaan keuangan pribadi. Melansir laman US News seperti dikutip dari Liputan6.com tentang personal finance, simak tips ini:

1. Tetapkan Tujuan Keuangan

Bagi beberapa orang, tidak ada yang lebih menarik dibandingkan menyisihkan sebagian uang untuk membeli rumah dengan tiga kamar tidur berpagar putih. Mimpi lain melanglang buana ke seluruh dunia.

Memang benar jika memiliki tujuan yang pasti akan membuat lebih mudah mengatur keuangan pribadi. Hal itu juga akan menjadi motivasi untuk mengumpulkan pendapatan. Jadi, tetapkan mimpimu dan bertekad lah untuk meraihnya.

2. Buat Rencana Pengeluaran

Kebanyakan orang menghabiskan sekitar dua pertiga (2/3) dari pendapatan mereka pada tiga hal penting yaitu: makanan, perumahan, dan transportasi. Ada pula yang pengeluarannya didominasi untuk pembayaran utang, dimasukan dalam tabungan, untuk biaya rumah tangga, dan barang-barang opsional seperti hiburan; pergi ke mal di akhir pekan, nonton bioskop, nabung beli tiket konser, dan lainnya.

Anda sebaiknya membuat anggaran tahunan dengan mengalokasikan tujuan belanja berdasarkan pembagian pos masing-masing. Anggap saja keuangan pribadi itu dibukukan layaknya sebuah perusahaan atau toko. Supaya lebih terukur dan tercatat semuanya.

3. Tahan Diri Terhadap Godaan Tawaran Penjualan

Nah ini soal seberapa kuat “keimanan” anda dalam menghadapi “cobaan” dari betapa menggiurkannya tawaran promosi. Biasanya barang konsumtif.

Toko memang diciptakan untuk menguras habis kantong pembeli. Tawaran promosi seperti diskon, hadiah hiburan adalah beberapa teknik yang digunakan penjual untuk menarik konsumen. Banyak gimik marketing yang harus kita hadapi di tempat berlangsungnya jual beli.

Tapi jika kita mengetahui trik mereka, akan membuat lebih bisa menahan godaan dari tawaran-tawaran tersebut. Hal lebih mudah adalah segera mengatakan “tidak” atas semua tawaran tersebut. Segera melangkah, jangan dipikirkan, dan lupakan.

4. Lacak Pengeluaran Pribadi

Melacak setiap pengeluaran selama dua minggu dapat menyaring pengeluaran yang tidak perlu. Contohnya adalah biaya makanan restoran dan biaya taksi.

Dengan cara itu kita bisa evaluasi. Tersadarkan oleh angka yang kita keluarkan bahwa sebenarnya, makan enak dan sehat tidak harus mahal. Bepergian dengan aman dan nyaman juga tidak selalu dengan tarif yang boros. Bisa atur strategi lebih baik.

5. Mencari Produk Serupa yang Menawarkan Harga Lebih Murah

Penetapan harga produk di sebuah toko ternyata bisa jauh lebih mahal dari harga awal produk tersebut. Ketika kita ingin membeli satu produk dan melihat harga yang lebih rendah tercantum di tempat lain, jangan ragu untuk pindah ke toko tersebut.

Persoalannya kita malas melakukan itu. Persoalan awalnya, kita juga malas untuk melangkah lebih jauh dan lebih lama sekadar melakukan survey awal harga. Seringkali keburu nafsu untuk segera membeli dan memiliki.

Padahal itu penting. Toh kalau di era sekarang dimana kita bisa belanja online, survey harga bukan lagi hal yang membuat kita berkeringat. Hanya butuh sedikit tambahan waktu untuk mengecek di platform perdagangan online lainnya agar bisa membandingkan satu sama lain.

6. Lakukan Riset Online Sebelum Mengunjungi Toko

Tips ini berkaitan dengan nomor 5. Situs review produk dan gudang diskon online sering memberikan informasi tentang bagaimana dan di mana untuk kita bisa menemukan penawaran terbaik.

Apalagi jika ada tawaran pengiriman gratis, bisa membuat pembelian online sebagai pilihan. Setidaknya hasil penelusuran online itu bisa dijadikan sebagai harga acuan (benchmark).

7. Cari Pendapatan Lebih dari Satu Sumber

Pada zaman sekarang apapun bisa terjadi. Kurangnya keamanan kerja di pasar atau industri saat ini membuat siapa pun bisa kehilangan pekerjaan atau menghadapi pemotongan gaji.

Namun hal ini bisa diantisipasi dan diperbaiki jika ada sumber penghasilan kedua. Carilah ide-ide tentang cara untuk mendapatkan lebih banyak uang.

8. Mulai Bisnis Sendiri

Seperti di Amerika Serikat, resesi mengilhami banyak orang untuk mengeksplorasi kewirausahaan sebagai cara untuk mengambil kembali kendali kehidupan finansial mereka.

Bahkan usaha relatif kecil, seperti blog yang menghasilkan uang melalui iklan atau kebun yang menghasilkan bunga, bisa berubah menjadi sumber keamanan finansial.

9. Negosiasikan Gaji Kembali

Banyak pekerja merasa beruntung memiliki pekerjaan dalam kondisi saat ini. Namun kadang meminta kenaikan gaji dapat menjadi langkah yang lebih cerdas.

Jika Anda baru saja berganti pekerjaan, menerima promosi, atau menyadari dibayar rendah dibandingkan dengan rekan-rekan yang lain, mungkin sudah saatnya untuk duduk dengan atasan dan meminta kenaikan gaji.

10. Jangan Menghindar dari Utang

Utang memiliki reputasi buruk karena dinilai menyebabkan kebangkrutan. Namun mengambil kredit dengan pengelolaan yang tepat ternyata dapat berguna.

Kredit memungkinkan orang untuk membeli rumah maupun membiayai keperluan mendesak lainnya. Tapi tetap evaluasi keputusan tentang utang ini dengan mempertimbangkan dampaknya secara hati-hati.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved