www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Merencanakan Masa Depan

Pertumbuhan Reksa Dana Syariah Jadi Pertimbangan Memilih Investasi Berkah

23-Oct-2017 19:50:02 WIB | Online | Share
Pertumbuhan Reksa Dana Syariah Jadi Pertimbangan Memilih Investasi Berkah

Investasiku.co.id – Cara paling sederhana berinvestasi di pasar modal syariah adalah melalui produk reksa dana. Reksa dana syariah tentu saja. Jenisnya cukup beragam dan kinerja tidak kalah dibandingkan produk konvensional.

Pasar modal syariah, terutama reksa dana syariah terbilang produk “anak kemarin sore” di industri pasar modal Indonesia. Reksa dana syariah mulai diperkenalkan pada 1997. Masih relatif kecil skalanya sekarang tapi pertumbuhannya cepat.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Agustus 2017 mencatat terdapat 160 reksa dana syariah dengan total Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebesar Rp20,62 triliun. Belum banyak memang jika dibandingkan produk reksa dana konvensional.

Dari sisi jumlah, misalnya, sebanyak 160 reksa dana syariah itu baru setara 9,82 persen karena total reksa dana konvensional mencapai 1.469 produk pada waktu yang sama.

Dari sisi nilai alias NAB bahkan lebih kecil lagi, baru 5,07 persen jika dibandingkan Rp385,923 triliun NAB reksa dana kovensional dan Rp406,548 triliun NAB reksa dana secara total per akhir Agustus 2017.

Tapi kalau diukur dari sisi pertumbuhan, produk reksa dana syariah melampaui pertumbuhan reksa dana konvensional. Sampai Agustus 2017 sebanyak 160 produk itu naik 233,3 persen jika dibandingkan sebanyak 48 produk saja pada 2010.

Sedangkan reksa dana konvensional tumbuh 160,4 persen dari 564 produk pada 2010 menjadi 1.469 produk pada Agustus 2017.

Dari sisi NAB, reksa dana syariah juga tumbuh lebih tinggi sebesar 294,6 persen dari Rp5,225 triliun pada 2010 menjadi Rp20,62 triliun per Agustus 2017. Sebaliknya reksa dana konvensional tumbuh 168,2 persen dari Rp143,861 triliun menjadi Rp385,923 triliun.

Fokus membahas reksa dana syariah, pilihannya sekarang sudah hampir selengkap reksa dana konvensional. Jenis reksa dana syariah menurut data OJK setidaknya terbagi menjadi tujuh:

  • Reksa dana saham syariah
  • Reksa dana syariah Exchange Traded Fund (ETF) saham
  • Reksa dana pasar uang syariah
  • Reksa dana campuran syariah
  • Reksa dana pendapatan tetap syariah
  • Reksa dana terproteksi syariah
  • Reksa dana indeks syariah

Di antara semuanya, paling banyak pilihan adalah reksa dana saham syariah karena saat ini tersedia sebanyak 53 produk. Pilihan paling banyak kedua adalah reksa dana terproteksi syariah sebanyak 34 produk, dan reksa dana pendapatan tetap syariah sebanyak 33 produk. Itu data per 29 September 2017.

Baca Juga : Pahami Reksa Dana Lebih Dalam Lagi

Kinerjanya juga hampir sama dengan reksa dana konvensional. Di kategori reksa dana saham, misalnya, merujuk data Infovesta, terdapat produk reksa dana saham syariah yang masuk daftar 10 besar produk reksa dana dengan pertumbuhan tertinggi secara year to date sampai 29 September 2017.

Begitu juga di jenis reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar uang. Di semua kategori itu ada perwakilan reksa dana syariah yang masuk daftar 10 besar.

Maka tinggal pintar analisa saat pilih produk dan cari perusahaan Manajer Investasi terbaik. Harus resmi dan terdaftar di OJK tentu saja.

Secara umum cara menjadi investor di reksa dana syariah hampir sama dengan reksa dana konvensional. Bedanya hanya pada pemilihan produk dan bisa bilang ke Manajer Investasi jika ingin fokus pada reksa dana syariah saja.

Tidak butuh uang terlalu banyak untuk memulai investasi di reksa dana syariah. Rata-rata bisa mulai dengan Rp100 ribu.

Buka rekening reksa dana termasuk reksa dana syariah juga makin mudah. Bahkan sudah bisa online.

Bisa langsung ke perusahaan Manajer Investasi, lewat bank, atau pihak agen penjual resmi lainnya. Siapkan saja data diri asli dan lengkap terutama Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sekarang sudah jadi e-KTP.

Reksa dana syariah masih kecil dan terus tumbuh. Peluang besar untuk investor mengikuti sejak masih kecil dan menikmati pertumbuhannya.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved