www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Memahami Risiko

Penjualan Kendaraan Salah Satu Acuan Arah Ekonomi dan Investasi

4-Apr-2017 12:22:45 WIB | Online | Share
Penjualan Kendaraan Salah Satu Acuan Arah Ekonomi dan Investasi

Investasiku.co.id – Pertanda bahwa perekonomian mulai tumbuh bisa kita lihat salah satunya dari pasar kendaraan. Sebagai salah satu mesin pendorong ekonomi, penjualan mobil dan sepeda motor pada awal tahun ini mengalami kenaikan.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat sepanjang Januari dan Februari penjualan mobil nasional mencapai 181.044 unit. Angka tersebut naik 4,5 persen jika dibandingkan 173.210 unit pada Januari dan Februari 2016.

Dilhat secara bulanan, pada Januari 2017 penjualan mobil di Indonesia sebanyak 86.253 unit atau naik 1,4 persen dibandingkan 85.002 unit pada Januari 2016. Begitu pula pada Februari 2017 terjadi kenaikan sebesar 7,4 persen menjadi 94.791 unit dibandingkan 88.208 unit pada Februari 2016.

Grup PT Astra International Tbk (ASII) yang menaungi merek Toyota, Daihatsu, Isuzu, Peugeot, dan UD Trucks masih menguasai pasar mobil nasional. Penjualannya mencapai 105.007 unit dalam dua bulan di awal tahun ini atau menguasai pangsa pasar (market share) sebesar 58 persen.

Di mobil kelas biaya terjangkau dan ramah lingkungan alias Low Cost Green Car (LCGC), market share ASII bahkan lebih dominan lagi. Mencapai 83 persen! Merealisasikan penjualan mobil kecil yang irit bahan bakar itu sebanyak 36.745 unit pada Januari dan Februari 2017.

Pada jenis kendaraan roda dua alias sepeda motor, sepanjang Januari dan Februari 2017 tercatat sebanyak 927.642 unit. Turun 1,4 persen jika dibandingkan 941.127 unit pada periode sama di 2016.

Pada Januari 2017 penjualan sepeda motor sempat naik menjadi 473.879 unit dibandingkan 416.263 unit pada Januari 2016. Namun turun menjadi 453.763 unit pada Februari 2017 dibandingkan sebanyak 524.864 unit pada Februari 2016.

Dilihat dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), turunnya penjualan dialami mayoritas pabrikan terutama Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki. Sebaliknya penjualan Honda cenderung stabil dan bahkan sedikit menguat.

Maka market share Honda yang juga bagian dari grup Astra itu mendominasi mencapai 77 persen dari total pasar motor nasional. Penjualan Honda dalam dua bulan di awal tahun ini mencapai 714.660 unit.

Sebelumnya pemerintah sudah mengungkapkan bahwa mesin ekonomi sudah mulai bergerak pada 2017. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan terdapat berbagai indikator bahwa ekonomi Indonesia akan membaik dibandingkan 2016.

Baca Ini : Lari Duluan, Salah Satu Karakteristik Pasar Saham

Gaikindo selalu menyebut bahwa pasar otomotif terutama mobil selalu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi sebuah negara. Termasuk di Indonesia.

Penjualan kendaraan niaga seperti truck, pikap, bus, dan sejenisnya bahkan lebih spesifik lagi. Kenaikannya selalu mencerminkan pergerakan positif di berbagai sektor seperti pertambangan, perkebunan, dan infrastruktur.

Memang, penjualan sepeda motor masih sedikit lebih rendah dibandingkan awal tahun lalu. AISI sempat menyebut bahwa perbaikan pasar roda dua baru akan terasa pada paro kedua 2017 alias semester kedua.

Faktornya, daya beli mulai membaik. Harga komoditas mulai naik dan stabil. Ketika harga komoditas seperti Crude Palm Oil (CPO) atau batubara naik, biasanya berdampak langsung pada kenaikan penjualan kendaraan.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengatakan, ”Industri otomotif termasuk sepeda motor sudah sangat dalam di Indonesia. Sudah melibatkan banyak pihak dan menyerap jutaan tenaga kerja. Kami harap bisa melibatkan lebih banyak pelaku usaha kecil dan menengah,” ucapnya.

Sehingga kata dia, seiring naiknya industri otomotif baik mobil maupun sepeda motor nasional maka industri usaha kecil dan menengah (UKM) pun bisa ikut terangkat. Dengan begitu maka perekonomian dalam negeri semakin kuat.

Selain itu, Airlangga juga berharap kemapanan industri sepedamotor nasional bisa ambil peran dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Kekuatan SDM menjadi sangat penting di masa mendatang agar bisa bersaing secara global.

AISI menyebut saat ini industri sepeda motor nasional menyumbang sekitar 29 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan asumsi total pasar dalam negeri sebanyak 6 juta unit dan harga rata-rata Rp 15 juta maka total penjualan sebesar sekitar Rp 90 triliun.

Dengan angka penjualan itu pajak secara total dibayarkan dari industri sepedamotor nasional kepada negara mencapai Rp 27 triliun. Masuk sebagai lima besar sektor industri penyumbang pajak tertinggi. Belum lagi jika digabung dengan produk mobil.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved