www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Cerita Investasiku

Modal Penasaran Berbuah Komunitas Investor Pemula di Pasar Saham

27-Feb-2017 17:52:03 WIB | Online | Share
Modal Penasaran Berbuah Komunitas Investor Pemula di Pasar Saham

investasiku.co.id - Bukan sekadar berani investasi sejak dini, Frisca Devi Choirina bahkan semangat mengajak lebih banyak orang melakukan hal sama. Perempuan yang belum lama lulus kuliah itu mendirikan Komunitas Investasi Saham Pemula (ISP).

Semua bermula dari minat dan rasa penasaran yang tinggi Frisca terhadap investasi di pasar modal. Persisnya terjadi ketika dia baru saja menjadi mahasiswa jurusan Manajemen di Fakultas Ekonomi, Universitas Dipenogoro, Semarang, Jawa Tengah, pada 2010.

Tapi, kebutuhan tinggi akan informasi tentang investasi di pasar modal itu tidak diimbangi dengan sumber informasi yang kuat. Dia kesulitan mencari teman sesama mahasiswa baik sebaya maupun seniornya yang bisa diajak berbicara tentang itu.

Dia akhirnya mendatangi Kantor Perwakilan (KP) Bursa Efek Indonesia (BEI) di Semarang. Informasi memang dia dapatkan. Tapi, rasa penasarannya jauh lebih tinggi.


Harus bolak-balik ke KP BEI tentu saja butuh energi dan belum tentu orang yang diajak bicara bisa melayani dengan waktu yang sangat luang.

Meski begitu, sedikit informasi itu sudah cukup bagi Frisca untuk memberanikan diri mendatangi perusahaan sekuritas Anggota Bursa (AB). Mulai 2012 dia mulai membuka rekening investasi.

Modal pertamanya Rp 500 ribu. ”Memang kecil sih. Tapi cukup besar untuk ukuran mahasiswa,” kenang perempuan kelahiran Pekalongan, 10 Februari 1992, itu.

Saham pertama yang dia beli adalah PT Panin Financial Tbk (PNLF). ”Pemikiran saya waktu itu masih sangat simple. Belum belajar fundamental apalagi teknikal. Jadi berdasarkan melihat berita, sekilas baca laporan keuangan. Terus ada berita di Koran, PNLF mau ekspansi bisnis. Habis baca koran itu maka saya beli PNLF,” kisahnya.

Habis itu Prisca tidak punya ekspektasi tinggi sahamnya akan naik. Yang terpenting dia mulai belajar sambil berjalan. Sambil menjadi investor.

Di luar perkiraan, setelah beberapa bulan, sahamnya ternyata naik. Dia kemudian trading dengan menambah saham PT Sentul City Tbk (BKSL).

Dua saham itu lah yang menjadi portofolio di tahun perdananya sebagai investor saham. ”Tahun pertama, kalau ditotal keuntungannya kurang lebih 25 persen,” akunya.

Separo keuntungan dia cairkan. Digunakan untuk dinikmati. Menurutnya, sekadar pengin menikmati jajan pakai uang hasil investasi sendiri.

Setelah itu, dia semakin berpikir untuk mengajak lebih banyak orang berinvestasi seperti dirinya. Mengajak teman-teman dan orang lain yang setidaknya, setara dengannya, sebagai investor pemula, mulai merencanakan masa depan melalui pasar modal.

Maka mulai terpikir untuk membuat komunitas khusus. Dimulai dengan memanfaatkan situs jejaring pertemanan, Facebook (FB). Mulai Desember 2014 wadah berbasis online itu mulai berdiri.

Dia bersama teman kampusnya, Tyas Nugraha, menjadi founder. Kegiatannya, berbagi pengetahuan tentang investasi di pasar modal. ”Ada semacam kuliah malam dalam beberapa waktu secara berkala,” ujarnya.

Frisca menjabat sebagai Ketua Nasional Komunitas ISP itu. Mulai 2016, komunitas tersebut mulai bergerak secara nyata, tidak hanya secara online. Sebab animonya terbilang cukup tinggi di banyak daerah di Indonesia.

Sambil menjalankan Komunitas itu, Frisca tetap konsisten berinvestasi. Saham favoritnya adalah berbasis barang konsumsi (consumer goods). Sebab, menurutnya, kinerja perusahaan consumer goods bisa diukur secara langsung dan produknya ada dalam kehidupan sehari-hari.

”Yang penting pilih saham yang perusahaannya sudah jelas saja kinerjanya. Apalagi barang konsumsi, kita tahu lah ya masyarakat kita kan konsumtif. Jadi bagus,” sarannya.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved