www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Memahami Risiko

Lari Duluan, Salah Satu Karakteristik Pasar Saham

4-Apr-2017 09:01:31 WIB | Online | Share
Lari Duluan, Salah Satu Karakteristik Pasar Saham

Investasiku.co.id – Pernah dengar istilah “buy the rumor and sell the news” di pasar modal? Terbukti atau pun tidak, bisa jadi istilah itu yang menopang karakter bahwa pasar modal, terutama pasar saham, selalu naik mendahului kenaikan perekonomian dan begitu juga sebaliknya.

Di pasar saham, terdapat beberapa istilah untuk makna sejenis. Ada yang menyebutnya “buy on rumor and sell on news” ada juga yang menyebutnya “the rumor sell the news”.

Sebelum ramai menjadi bahasan media lewat pemberitaan, pelaku pasar biasanya melakukan pengecekan atas sebuah rumor. Ada yang menganalisa sendiri sesuai kemampuannya, ada juga yang mengacu pada analisa ekonom atau analis baik individu maupun konsensus.

Pasar butuh informasi lebih cepat karena satu sama lain meyakini akan segera melakukan aksi atas investasinya dikaitkan dengan informasi yang belum menjadi viral di pemberitaan itu. Terlebih di pasar saham yang ritmenya sangat cepat.


Baca : Pantau Fluktuasi Portofolio Investasi Cukup Dari Ponsel dan Smartwatch

Di pasar saham Indonesia hal tersebut juga berlaku. Sejarah membuktikannya begitu. ”Ada sinyal membaiknya perekonomian Indonesia. Karena pasar modal selalu naik mendahului perekonomian,” ucap Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio saat ditanya tentang pencapaian positif Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan capital inflow yang terjadi pada kuartal pertama 2017.

Pada Senin (03/04), IHSG kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Pada penutupan perdagangan kemarin pasar saham Indonesia ditutup menguat 38 poin (0,69 persen) ke level 5.606,789.

Level tersebut merupakan posisi penutupan IHSG tertinggi sepanjang masa. Sedangkan level tertinggi yang sempat diraih di tengah perdagangan (intraday) terjadi di level 5.616 setelah IHSG sepanjang hari itu bergerak di rentang level 5.581 – 5.616.

Investor asing turut ambil peran dalam torehan rekor tertinggi itu. Pada perdagangan hari itu investor asing mencatatkan pembelian bersih (foreign net buy) sebesar Rp 493 miliar. Secara year to date atau kumulatif sejak awal tahun ini sampai 3 April 2017 capital inflow yang terjadi hasil pembelian bersih investor asing mencapai sebesar Rp 8,785 triliun.

Nilai kapitalisasi pasar saham di BEI juga meningkat menjadi Rp 6.097 triliun pada Senin (03/04).

Baca juga: Market Cap Naik Pertanda Aset Investasi Positif

Potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia itu kemudian terkonfirmasi oleh statement Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Mesin ekonomi Indonesia, menurut dia, mulai bergerak pada 2017. Sebaliknya faktor eksternal dinilai tidak banyak berpengaruh.

”Tahun 2016 kita harapkan sudah bottom (titik terendah) sehingga tahun 2017 mulai positif. Indikator itu terlihat dari semua mesin ekonomi mulai berjalan normal. Faktor eksternal tidak lagi menjadi faktor pelemah ekonomi Indonesia,” ujar Sri Mulyani saat memberikan paparan terkait prospek ekonomi dan tantangannya ke depan di hadapan lebih dari 600 orang undangan, yang terdiri dari UMKM mitra Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) bidang manufaktur, bengkel dan kerajinan, akademisi, pebisnis, dan eksekutif Grup Astra, di Jakarta, Senin (03/04).

Sri Mulyani mengatakan mesin pendorong pertumbuhan ekonomi seperti pertumbuhan konsumsi domestik yang dalam satu dekade ini tumbuh 5,7 persen, investasi yang tumbuh 6,8 persen dalam satu dekade terakhir, serta belanja pemerintah, ekspor minus impor diharapkan dapat menjadi bantalan pertumbuhan ekonomi.

Simak Juga: Ini Sumbangan Pasar Modal Terhadap Negara dan Masyarakat

Di tengah tren positif itu, menurutnya, pemerintah Indonesia memiliki instrumen untuk mendorong pertumbuhan tersebut. Yaitu berupa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang kredibel dan kuat.

”Jika 10 tahun lalu kita berbicara bagaimana mendapatkan dana untuk membiayai belanja negara, tetapi saat ini adalah bagaimana kita membelanjakan APBN dengan berkualitas dan lebih baik,” ungkap Sri Mulyani.

Dengan pendapatan per kapita hampir sebesar USD 4.000 dan jumlah penduduk mendekati 250 juta jiwa, menurutnya, ekonomi Indonesia saat ini masuk middle income country. Namun, ekonomi Indonesia harus dapat melanjutkan pertumbuhannya dan masuk dalam high income country.

”Banyak negara setelah masuk middle income country mengalami stagnasi pertumbuhan. Kita harus bisa lolos dari middle income trap seperti Korea Selatan dan Singapura. Oleh sebab itu, pemerintah akan menggunakan seluruh instrumen untuk mengatasi hal ini, sehingga Indonesia dapat menjadi negara dengan ekonomi besar kelima pada 2045,” paparnya.

Kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Sri Mulyani menjelaskan bahwa tidak perlu ada hal yang dikhawatirkan terkait kondisi ekonomi. Sebaliknya, justru harus optimistis, motivatif, punya ambisi positif serta menerapkan azas prudent.

”Saya mengajak UMKM yang hadir di sini mampu memiliki semangat di atas agar bisa menjadi aset bangsa dan bukan liabilitas,” pintanya.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved