www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Cerita Investasiku

Kesadaran Tina Toon Berinvestasi Sejak Dini

7-Feb-2017 13:22:11 WIB | Online | Share
Kesadaran Tina Toon Berinvestasi Sejak Dini

investasiku.co.id - Tina Toon sadar betul karirnya sebagai artis tak bisa selalu jadi tumpuan hidup. Proses regenerasi yang begitu cepat di dunia hiburan, sewaktu-waktu bisa membuat siapa saja bisa tersingkir tanpa pandang bulu.

Dari situ, mantan penyanyi cilik yang populer lewat lagu Bolo-Bolo itu mengalokasikan sebagian honor yang didapatnya untuk investasi.

Beberapa jenis investasi pernah ia coba. Dimulai dengan membeli bidang tanah. Harga tanah yang tak pernah turun dianggap sebagai investasi yang paling aman dan menjanjikan oleh Tina Toon.

Investasi lainnya, dara kelahiran 20 Agustus 1993 itu juga sudah memulainya. Kali pertama dilakoni pada 2011 silam.

Pemilik nama lengkap Agustina Hermanto itu pernah membeli sejumlah saham milik kelompok usaha Bakrie, PT Visi Media Asia Tbk (VIVA). ”Ini (waktu itu) kan penawaran saham perdana. Biasanya harganya lebih rendah. Nanti kalau perusahaannya tambah maju dan naik, nilai saham juga lebih tinggi,” pikir Tina ketika itu.

Benar saja. Tina sempat mendapat keuntungan dari investasi saham perdananya itu. Meski begitu dia enggan menyebut berapa banyak saham yang dia beli dan berapa besar keuntungannya.

Seiring berjalannya waktu, wawasan Tina dalam berinvestasi semakin terbuka. Bintang film Tina Toon dan Lenong Bocah The Movie itu meninggalkan saham dan mengalihkan dananya dalam bentuk deposito dan reksadana.

”Saham belum main lagi, karena sangat fluktuatif sekarang. Waktunya lagi kurang untuk fokus ke situ. Lagi pengin bikin banyak investasi dari yang lain,” Tina menjelaskan.

Untuk reksadana, Tina memilih reksadana saham dari perusahaan manajer investasi terpercaya. Produk saham yang ada di dalamnya juga prioritas saham perusahaan besar yang umumnya disebut blue chip.

Dengan berinvestasi, Tina berharap punya masa depan yang lebih terjamin. ”Investasi intinya supaya uang yang aku dapat nggak terbuang percuma. Dan kalau bisa, berkembang jadi money get money gitu," bilangnya.

Tina tidak mematok berapa uang yang harus ia sisihkan untuk ivestasi setiap bulannya. Yang pasti, semakin besar pemasukan, semakin besar pula dana yang ia gelontorkan ke manajer investasinya.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved