www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Memahami Risiko

Jangan Sampai Tertipu, Makin Marak Tawaran Investasi Palsu

29-May-2017 09:05:49 WIB | Online | Share
Jangan Sampai Tertipu, Makin Marak Tawaran Investasi Palsu

Investasiku.co.id – Total, sebanyak 29 entitas dihentikan kegiatan usahanya di bidang investasi karena dianggap palsu oleh regulator sejak Januari sampai 26 Mei 2017. Sekali lagi, mengenal dengan baik pilihan produk investasi dan asal usul pihak yang menawarkan memang sangat penting!

Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan sepanjang Januari 2017 sampai dengan akhir pekan kemarin secara total sudah 29 entitas kegiatan usahanya distop.

Sebab seluruhnya menawarkan produk investasi illegal entah karena tanpa izin, menipu, cara investasinya berbahaya dan tidak pasti, dan lain sejenisnya.

Baca : Waspada, Hantu Investasi Bodong Masih Berkeliaran

Terbaru, pada 26 Mei 2017 Satgas Waspada Investasi kembali menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat atau kegiatan usaha yang tidak memiliki izin dari otoritas manapun dalam menawarkan produknya yang berpotensi merugikan masyarakat. Kegiatan itu juga diduga melanggar ketentuan yang berlaku.

Ketiga entitas kena semprit itu terdiri atas:

1. Koperasi Harus Sukses Bersama (Penyertaan Modal), Jambi,

2. PT Multi Sukses Internasional; Bandung,

3. www.assetamazon.com, Batam.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan keputusan penghentian kegiatan usaha tiga entitas tersebut diambil berdasarkan pengaduan dan atau pertanyaan yang disampaikan oleh masyarakat melalui media cetak maupun elektronik, serta hasil dari pemantauan dan pemeriksaan langsung oleh Satgas Waspada Investasi.

”Satgas Waspada Investasi telah meminta keterangan dan memanggil entitas tersebut untuk menjelaskan legalitas dan kegiatan usaha yang telah dilakukan,” ucapnya.

Simak Juga : Hati Hati Perangkap Imbal Hasil Tinggi Investasi Palsu

Dalam pemanggilan itu, Koperasi Harus Sukses Bersama dan PT Multi Sukses Internasional menghadiri undangan Satgas Waspada Investasi. Keduanya disebut mengakui bahwa kegiatan penyertaan modal yang dilakukan Koperasi Harus Sukses Bersama dan kegiatan PT Multi Sukses Internasional tidak memiliki izin dari otoritas yang berwenang.

Setelah melakukan kajian, analisis, serta tindak lanjut penanganan terhadap entitas tersebut dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku, Satgas Waspada Investasi menyatakan bahwa entitas tersebut harus menghentikan kegiatan usahanya. ”Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan investasi dengan tiga entitas tersebut dan berhati-hati terhadap kegiatan yang menyerupai tiga entitas tersebut,” sarannya.

Saran dan imbauannya, kepada masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk memahami hal-hal sebagai berikut :

  1. Memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
  2. Memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.
  3. Memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sekali lagi, mengenal produk investasi memang sangat penting sebelum kita berpikir tentang keuntungannya. Mengetahui tawaran produk investasi palsu alias bodong juga penting supaya kita tidak terjerat di dalamnya.

Baca Lagi : Charles Ponzi dan Skema Menipu ala Produk Investasi Palsu

Foto : womenvotepa.org

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved