www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Mengenal Produk Investasi

IPO Go Public dan Tbk

30-Dec-2016 09:33:26 WIB | Online | Share
IPO Go Public dan Tbk

investasiku.co.id - Istilah Initial Public Offering (IPO) sering ditemui ketika membaca berita atau informasi tentang pasar modal. Apa sebenarnya IPO itu?

Mengutip laman Wikipedia, IPO atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai penawaran umum perdana adalah penjualan pertama saham umum sebuah perusahaan kepada investor umum. Biasanya memang untuk mengistilahkan penawaran saham sebuah perusahaan yang tadinya perusahaan tertutup (private company) agar menjadi perusahaan publik (public company). Go Public.

Setelah IPO sahamnya kemudian tercatat di bursa. Di Indonesia, otomatis tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan mendapat gelar Tbk (Terbuka). Sahamnya kemudian diberi kode berupa huruf kapital terdiri atas empat huruf. Contoh: PT Astra International Tbk, kode sahamnya; ASII. Atau PT Bank Central Asia Tbk, kode sahamnya; BBCA.

Kode saham itu “sakral”. Tidak bisa diubah sekalipun sebuah perusahaan itu sudah ganti pemilik, ganti nama perusahaan, dan bahkan diakuisisi penuh oleh perusahaan lain. Kode saham akan tetap sama.

IPO juga bisa dilakukan oleh perusahaan publik atau yang sudah menjadi perusahaan tercatat di BEI. IPO kedua itu dilakukan dalam bentuk aksi korporasi salah satunya menerbitkan saham baru atau yang biasa disebut Rights Issue. Soal Rights Issue kita bahas terpisah.

Mengutip dari BEI, beberapa istilah tentang Go Public terdiri atas:

Penawaran Umum: Kegiatan penawaran Efek yang dilakukan oleh Emiten untuk menjual Efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam Undang-undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya.

Emiten: Pihak atau perusahaan yang melakukan Penawaran Umum.

Efek: Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif dari Efek.

Pernyataan Pendaftaran: adalah dokumen yang wajib disampaikan kepada OJK oleh Emiten dalam rangka Penawaran Umum atau Perusahaan Publik.

Perusahaan Publik: Perseroan yang sahamnya telah dimiliki sekurang-kurangnya oleh 300 pemegang saham dan memiliki modal disetor sekurang-kurangnya Rp3 miliar atau suatu jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Prospektus: adalah setiap informasi tertulis sehubungan dengan Penawaran Umum dengan tujuan agar pihak lain membeli Efek.

Secara sederhana BEI menggambarkan proses IPO dengan bagan di bawah ini:





Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved