www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Cerita Investasiku

Investasi Ubah Khayalan Jadi Kenyataan

20-Dec-2016 07:41:15 WIB | Online | Share
Investasi Ubah Khayalan Jadi Kenyataan

investasiku.co.id - Pasca menikah, salah satu hal yang tidak hilang dari Andini Aisyah Haryadi adalah kemerdekaan mengatur finansial. Penyanyi dengan nama panggung Andien itu masih bisa menentukan arah investasi sendiri selain juga punya strategi bersama sang suami.

Kondisinya memang mulai berbeda dengan ketika dulu membuat berbagai kesepakatan bersama pasangan Andien, Irwan Wahyudi, saat sebelum menikah. Terutama ya soal keuangan itu. Ada beberapa hal yang belum dibahas dan harus diperjelas peruntukannya baik untuk kebutuhan bersama dalam rumah tangga atau untuk konsumsi masing-masing.

Saat masih pacaran, Andien terbiasa mengobrol banyak hal bersama Irwan membahas masa depan. Termasuk bagaimana caranya punya cukup uang agar bisa merealisasikan berbagai keinginan. ”Kalau sekarang bukan sekadar mengkhayal. Ada ukuran yang lebih jelas,” ujar pelantun lagu Gemintang itu usai menjadi pembicara seminar Investor Summit and Capital Market Expo (ISCME) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kebebasan finansial yang dia dapat tidak terlepas dari sejarah cukup panjang. Terutama ketika dia mulai memutuskan investasi di pasar modal dimulai dari produk reksa dana.

Sejak menyanyi pada tahun 2000, Andien rajin menyisihkan pendapatannya untuk berbisnis. Tapi budaya konsumtifnya juga tidak kalah rajin. ”Misalnya ni, saya bisa menghabiskan duit Rp 75 juta, padahal penghasilan dalam sebulan Rp 50 juta,” kisah perempuan keturunan Madura kelahiran 25 Agustus 1985 itu.

Semakin lama, semakin terasa bahwa gaya hidup seperti itu akan membuatnya sulit di kemudian hari. Mulailah dia mencari informasi mengenai dunia investasi di pasar keuangan. Sejak saat itu juga dia mulai mengenal produk investasi berbasis saham dan gambaran keuntungannya.

Tidak lama kemudian diputuskan untuk memberanikan diri membeli dua produk reksa dana saham. ”Saya sudah memiliki dua reksa dana saham sejak dua tahun lalu,” Andien mengaku.

Produk itu dipilih karena Andien menyepakati jangka waktu investasi cukup panjang yaitu antara 5 sampai 10 tahun. Kepemilikannya di kedua reksa dana saham itu secara rutin ditambah setiap bulan. Nilai asetnya semakin gemuk dari modal awalnya.

”Saya memikirkan investasi jangka panjang untuk reksa dana. Suprisingly, hasilnya menggembirakan,” ucapnya, tapi enggan menyebut angka detil kenaikan investasinya itu.

Kian kemari, Andien semakin memahami seluk beluk investasi di pasar modal. Produknya pun terus bertambah. Komposisi portofolionya terbagi dalam saham sebesar 25 persen, emas dan ORI (Obligasi Ritel Indonesia) 10 persen, sedangkan yang lainnya ke bisnis riil yaitu restoran, fitness, fashion, dan properti.

Bisnis riil itu lah yang dikelola bersama sang suami. Setidaknya membuat kegiatan malam bersama sang suami menjadi lebih dinamis dan menyenangkan sebelum akhirnya memejamkan mata.

”Sebab ada hal lain yang dibahas di rumah. Terutama kalau malam. Soal bisnis, saham lagi naik atau turun, seru lah! Jadi positif dan dinamis. Terutama soal kebebasan berfinansial saya,” tuturnya.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved