www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Memahami Risiko

Investasi Reksadana dan Risikonya

9-Jun-2016 15:29:23 WIB | Online | Share
Investasi Reksadana dan Risikonya

investasiku.co.id - Setiap investor reksa dana harus memahami bahwa produk investasi ini tidak kebal risiko. Sekalipun dikelola oleh manajer investasi terbaik, tidak ada jaminan untuk selalu mendapatkan keuntungan.

Oleh karena itu, agar hasil investasi sesuai dengan tujuan keuangannya, investor perlu untuk memahami dan memperhitungkan profil risiko dari setiap produk reksa dana yang dipilih.


Risiko Ketidakpastian

Investasi di reksa dana tidak akan menjamin besaran keuntungan kepada investornya. Apalagi jika produk reksa dana tersebut memiliki underlying yang dinamis seperti saham.


Risiko Manajer Investasi

Pemilihan manajer investasi akan mempengaruhi kinerja sebuah produk, termasuk risiko investasinya. Kemampuan, keahlian dan pengalaman seorang manajer investasi akan menentukan strategi pengelolaan dan yang ujungnya adalah imbal hasil investasi. Menurut Otoritas Jasa Keuangan di 2015 terdapat sekitar 84 Manajer Investasi yang menawarkan pengelolaan dana kepada masyarakat.


Risiko Ekonomi

Kondisi perekonomian, baik global maupun domestik, berpengaruh terhadap laju investasi reksa dana. Misalnya, ketika ekonomi menurun, tentu kinerja saham maupun pasar uang ikut melesu. Dampaknya, potensi capital gain dari kedua instrumen tersebut akan mempengaruhi imbal hasil di reksa dana yang berbasis saham dan pasar uang.


Risiko Good Corporate Governance (GCG)

Ketidakpatuhan terhadap regulasi oleh manajer investasi akan menimbulkan risiko bagi investor. Pengelola dana yang memiliki tata kelola yang baik dan transparan akan mengurangi risiko investor.

Risiko Likuiditas

Sebuah efek dinilai memililiki risiko rendah apabila dijual akan mudah diserap oleh pasar sesuai dengan harga wajarnya. Risiko ini akan muncul pada efek-efek dengan volume transaksi yang terbatas dan dengan nilai nominal yang tinggi.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved