www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Cerita Investasiku

Ini Bukti Investasi di Pasar Modal Bisa Dilakukan Semua Orang

31-Aug-2017 23:57:22 WIB | Online | Share
Ini Bukti Investasi di Pasar Modal Bisa Dilakukan Semua Orang

Investasiku.co.id – Jangan lagi beranggapan investasi di pasar modal hanya milik orang berduit, hanya bisa diakses masyarakat perkotaan, dan harus jago keuangan. Tidak begitu! Pasar modal milik siapa saja dan bisa diakses semua kalangan masyarakat.

Nun jauh di sana, di sebuah desa bernama Argo Mulyo, kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masyarakatnya mulai belajar investasi di pasar modal. Mereka bosan dengan berita investasi bodong yang akhirnya hanya membuat mereka tertipu.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Nicky Hogan, kemudian membuktikan secara langsung tentang keberadaan dan minat mereka terhadap investasi di pasar modal. Kebetulan BEI sedang menjalankan program Desa Nabung Saham.

Setibanya di sana, dia bertemu dengan masyarakat yang berminat lebih tahu tentang investasi di pasar modal. Berkumpul di balai desa.

Ditemuinya seorang operator ekskavator di sebuah perusahaan kebun sawit. Katanya, orang itu sudah memulai menjadi investor dan membeli saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk alias Telkom.

Memilih saham berkode TLKM itu alasannya sederhana; telekomunikasi dibutuhkan dan digunakan banyak orang. Berbekal analisa sederhana itu lah dia membeli saham tersebut.

Lalu saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Alasannya juga sederhana dan hampir sama. Produk kesehatan dan obat yang dihasilkan KLBF dibutuhkan banyak orang. ”Jadi, sesimpel itu memang sebenarnya ketika kita memilih saham,” Nicky bercerita di gedung BEI, belum lama ini.

Lalu ada juga masyarakat yang sudah sangat berminat dan mulai memahami investasi di pasar modal tapi belum bisa memulai. Menunggu masa panen sebab profesinya sebagai petani.

Mengajak masyarakat desa memulai investasi di pasar modal memang bukan hal mudah. Tapi juga tidak sulit. Setidaknya ada tiga poin awal yang perlu disampaikan. ”Pertama, investasi tidak mahal, bisa mulai Rp 100 ribuan. Kedua, harus jangka panjang untuk minimalisir risiko. Ketiga, investasi di pasar modal sebenarnya tidak mesti ribet, tidak harus pintar dan berkacamata tebal,” Nicky menegaskan.

Di perkotaan, Aab Abdullah yang berprofesi sebagai sopir taksi juga membuktikan bahwa menjadi investor di pasar modal bukan hanya dimiliki masyarakat kaya. Bahkan dia mampu membuat kesimpulan untuk jurus tradingnya di pasar saham.

”Kalau hijau jual, kalau merah tahan,” kata dia. Aab memantau pergerakan pasar saham melalui ponsel pintar (smartphone).

Setiap investasi pasti ada risikonya. Itu disadari oleh Aab. Yang terpenting adalah meminimalisirnya dengan terus meningkatkan pengetahuan dan telaten. Dia memulai investasi di pasar modal sejak November 2015.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved