www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Merencanakan Masa Depan

Ini Alasan Kenapa Investasi Reksa Dana Harus Disiplin

30-Nov-2017 17:00:41 WIB | Online | Share
Ini Alasan Kenapa Investasi Reksa Dana Harus Disiplin

Investasiku.co.id – Disiplin jadi salah satu kunci sukses berinvestasi pada produk reksa dana. Tidak peduli berapa besarannya, investasi langsung atau berkala, apapun tujuannya, dengan disiplin lah keuntungan diharapkan itu bisa diraih.

Kenapa disiplin diperlukan dalam berinvestasi di produk reksa dana? Paling penting adalah sadari bahwa ada aset kita di situ yang perlu diperhatikan agar semakin tumbuh. Sama anggapannya seperti membesarkan buah hati, pohon yang ditanam, atau binatang peliharaan.

Memang tidak sama mutlak begitu tapi sadari lah perlakuannya seperti itu supaya hasilnya maksimal.

Selain itu, berinvestasi termasuk pada produk reksa dana kan sebaiknya menentukan tujuan sejak awal. Sadari lagi tentang itu, apa tujuan dari berinvestasi di reksa dana dan berapa lama?

Baca Ini: Langsung Investasi Jangka Panjang atau Pilih Jangka Pendek?

Bagi investor yang melakukan investasi reksa dana secara berkala, disiplin itu mutlak dijalankan. Sebab sudah ada tujuan investasinya apa, sampai nilai berapa, dan berapa nilai investasi per bulan atau per dua bulan, atau periodik lainnya.

Bagi investor yang melakukan investasi secara sekaligus (Lump Sum) pun disiplin tetap diperlukan. Sebab tetap ada tujuan investasi, potensi kenaikan dan penurunan nilai portofolio, dan peluang melakukan diversifikasi portofolio.

Setidaknya, disiplin bagi investor yang melakukan investasi secara sekaligus itu dalam bentuk disiplin memantau portofolio, disiplin dalam berhitung dan melihat peluang pertumbuhan dengan menambah atau mengurangi portofolio saat ada situasi tertentu, dan faktor sejenis lainnya.

Lebih lanjut lagi, investor sesungguhnya sudah dianggap profesi. Menjadi investor reksa dana pun berarti harus diperlakukan punya profesi tambahan.

Namanya juga profesi, jika dijalankan seenaknya maka hasilnya seadanya atau bahkan tidak ada. Tapi profesi yang dijalankan secara disiplin biasanya hasilnya pun positif.

Sekarang, zaman semakin canggih. Ada Reksa Dana Online. Ada banyak aplikasi dan fitur yang memudahkan untuk sekadar memantau portofolio, menganalisa produk lainnya, sampai menjual atau mengurangi portofolio dimiliki dan membeli produk baru.

Perusahaan Manajer Investasi (MI) yang mengelola portofolio reksa dana investor juga menawarkan ragam kemudahan dalam rangka meningkatkan disiplin investor. Salah satunya autodebet dari rekening bank investor oleh MI.

Disiplin itu Sederhana

Cara disiplin saat berinvesasi reksa dana sesungguhnya sederhana. Tidak susah tapi juga bukan berarti mudah. Butuh komitmen dan kesadaran. Beberapa cara sederhana membangun komitmen dan kesadaran itu secara umum seperti ini:

  1. Investasi Bukan Uang Sisa

Jadikan investasi sebagai bagian dari kebutuhan pokok. Hitung berapa jumlah kebutuhan bulanan dan masukkan investasi sebagai bagian di dalamnya. Jadi jangan tunggu uang tersisa baru kemudian itu lah yang bisa diinvestasikan karena sulit membangun disiplin dengan pola begitu.

  1. Ingat Tujuan dan Masa Depan

Ingat selalu tujuan dari investasi reksa dana itu dilakukan. Sadari juga tentang situasi masa depan; kebutuhan anak, kondisi pensiun, harapan di hari tua, dan sebagainya.

Baca Juga: Kaum Muda Masa Kini Rajin Investasi

1. Rajin Evaluasi dan Berhitung

Setiap bulan laporan portofolio investasi reksa dana akan dikirimkan oleh perusahaan MI. Selalu dibaca, dilihat, dan dianalisa. Jangan malas juga untuk mengecek produk lainnya dan membaca informasi atau berita tentang situasi perekonomian dan yang terkait dengan itu.

2. Manfaatkan Teknologi

Jangan ragu memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pemantauan portofolio dan reksa dana secara umum. Manfaatkan juga teknologi untuk memudahkan disiplin menambah investasi secara mudah dan menyenangkan.

3. Sabar

Tetap konsisten dan sabar memupuk investasi reksa dana berapapun nilainya. Investasi jangka panjang memang membutuhkan kesabaran.

Foto: protectourtroops

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved