www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Mengenal Produk Investasi

Index MSCI Sebagai Indikator Pasar Saham Indonesia dan Asean

6-Mar-2017 10:29:13 WIB | Online | Share
Index MSCI Sebagai Indikator Pasar Saham Indonesia dan Asean

investasiku.co.id - Pernah dengar tentang Index MSCI? Kenapa saham-saham yang masuk ke indeks tersebut selalu mendapat sambutan positif investor? Baru-baru ini, Asean juga punya indeks yang sama sebagai buah dari kerjasama antar bursa di kawasan itu.

Secara umum, Index MSCI Indonesia dihuni oleh sebanyak 31 perusahaan dan seluruhnya merupakan perusahaan kakap dengan likuiditas saham yang dinilai baik.


Untuk periode terbaru sejak November 2016 dan akan berlaku sampai Mei 2017, di tiga besar, bobot tertinggi diraih PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) sebesar 14,68 persen terhadap total bobot di index MSCI diikuti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar 13,42 persen, dan PT Astra International Tbk (ASII) sebesar 11,83 persen.


MSCI merupakan akronim (kependekan) dari Morgan Stanley Capital Indonesia. Sebab indeks tersebut memang disusun oleh Morgan Stanley Capital International sejak 1968 untuk mengukur performa pasar di area dan negara tertentu.

Maka saham-saham terbaik dipilih untuk mewakili dan menjadi indikator. Singkatnya, sebanyak 31 saham perusahaan terpilih itu dianggap representative mewakili Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Bicara soal index MSCI, kita juga akan bertemu dengan istilah EIDO. Apa itu? EIDO kependekan dari iShares MSCI Indonesia Investable Market Index Fund (ETF). Apa itu ETF? Kita bahas secara terpisah.

EIDO ini juga menjadi patokan bagi investor asing dalam menilai pasar saham di Indonesia. Sebab EIDO ini lebih merupakan sebuah produk.

Bagi investor asing, di Amerika Serikat (AS), misalnya, yang tidak bisa investasi langsung di pasar saham Indonesia maka akan membeli melalui EIDO yang sejenis ETF itu. Nah EIDO itu mengacu kepada produk yang ada di index MSCI.

Index MSCI Asean

Pada Jumat (03/03) akhir pekan kemarin, bursa - bursa utama di Asia Tenggara (Asean) bertemu di Bali dalam acara ASEAN Exchange CEO Meeting yang ke 26.

Dalam setahun terakhir, kolaborasi Asean Exchanges (bursa se Asean) telah melakukan langkah awal untuk memerkenalkan indeks ASEAN 5 FTSE4Good ESG dan indeks utama MSCI Asean yang baru.

Indeks Utama MSCI Asean tentu saja cakupannya lebih luas. Bukan lagi sebagai indikator pasar saham sebuah negara. Tetapi lebih dari itu mewakili kawasan Asean.

Indeks MSCI Asean memang merupakan buah dari kerjasama bursa se Asean itu. Pertemuan di Bali akhir pekan kemarin menegaskan kembali kerjasama antar bursa-bursa di kawasan itu untuk mendorong perluasan dan pendalaman klasifikasi aset di kawasan Asia Tenggara.

Pertemuan itu sekaligus menjadi simbolis dari pertemuan tujuh bursa Asean di Bali pada 6 tahun silam yang dihadiri oleh Bursa Malaysia, Hanoi Stock Exchange, Hochiminh Stock Exchange, Bursa Efek Indonesia (BEI), Philippine Stock Exchange, The Stock Exchange of Thailand, dan Singapore Exchange. Selain itu juga dalam rangka memerkenalkan secara resmi kolaborasi Asean Exchanges.

Berbicara atas nama Asean Exchanges, Direktur Utama BEI Tito Sulistio, mengatakan bahwa kolaborasi Asean Exchanges telah mencapai langkah besar sejak diresmikan pada 2011 dengan mendorong keberagaman, inovasi, serta peluang investasi yang lebih luas.

”Nilai perdagangan, kapitalisasi pasar, dan imbal hasil dari transaksi perdagangan di bursa telah cenderung mengalami peningkatan sejak kolaborasi ini dimulai. Selanjutnya berbagai inovasi produk telah secara sistematis diluncurkan setiap tahunnya dalam upaya untuk meningkatkan nilai perdagangan dan kualitas produk pasar modal Asean,” ujar Tito, Jumat (3/3).

Tito menambahkan, saat ini pertumbuhan dari tujuh bursa di ASEAN dan perusahaan perantara pedagang efek di Asean telah melampaui ekspektasi seiring dengan pengembangan dari yang hanya berpusat pada pasar masing-masing atau institusi domestik kepada wilayah regional lebih besar yang saling terhubung dengan ASEAN sebagai fokusnya.

Dibandingkan dengan tahun 2011, saat ini bank investasi dan perusahaan sekuritas telah sukses bertransformasi yang sebelumnya hanya sebagai pemimpin domestik menjadi pemimpin Asean dan siap bersaing dengan para pemain besar dunia atau pelaku besar di tingkat global.

”Ke depan, kolaborasi ini akan terus dilanjutkan dengan memerkenalkan produk dan layanan sebagai katalis akses metode baru ke dan di dalam Asean guna membangun harmonisasi lintas batas yang lebih baik,” Tito berharap.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved