www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Cerita Investasiku

Hidup Sederhana Kunci Memulai Investasi

5-Jan-2017 09:58:50 WIB | Online | Share
Hidup Sederhana Kunci Memulai Investasi

investasiku.co.id - Menjalankan pola hidup sederhana dan disiplin bisa menjadi langkah awal yang tepat dalam memulai investasi.


Wakil Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Armand Wahyudi Hartono meyakini dan menyarankan begitu.


Armand yang juga merupakan putra bungsu orang terkaya di Indonesia, Robert Budi Hartono, menyarankan agar simpanan berupa investasi bisa terus membesar maka bijak lah dalam menjalani hidup. ”Untuk gaya hidup harus sederhana. Harus sehat, biaya sehat itu mahal. Pastikan gaya hidup jangan berubah banyak. Jangan untuk yang aneh-aneh,” sarannya.

Itu penting supaya ketika datang saatnya karir semakin menanjak atau bisnis kian lancar dan pendapatan meningkat, tidak kaget.

Bisa tetap menahan diri dan menjalani hari apa adanya. ”Sehingga ketika ada peningkatan penghasilan apapun, bisa legowo ‘ini saya tabung’. Untuk menyimpan,” ucap mantan analis di Global Credit Research and Investment Banking, JP Morgan Singapura, itu berbagi tips.

Armand yang lahir di Semarang, 20 Mei 1975, itu bukan sekadar memberi saran. Dia sendiri memeraktikkannya.

Bergelimang harta toh tidak harus neko-neko. Untuk makan saja, sehari-hari dia pilih makan di kantin ketimbang di restoran atau kafe.

”Enak kok di kantin. Makan soto kudus, lumpia, ya maklum orang Semarang. Jangan di restoran lah, habis lah (uangnya). Ya kalau ada nasabah besar atau ada tamu baru lah (di restoran),” akunya.

Apalagi, kata pemilik gelar Master of Science di bidang Engineering Economic-System and Operation Research dari Stanford University, Amerika Serikat, itu makan sehat bukan berarti mahal.

Yang terpenting tetap memastikan asupan makanan itu benar-benar sehat dan dibutuhkan tubuh.

Dengan begitu akan ada uang lebih untuk disimpan. Sedikit demi sedikit lalu membukit, uang itu lah modal untuk melakukan investasi.

Prinsip hidup sederhana berbuah investasi itu dia rangkum dalam istilah SRI (Simpanan, Reserve, Investasi).

Dengan memiliki simpanan maka ada dana cadangan (Reserve). Dana cadangan itu penting terutama untuk sesuatu tak terduga atau kebutuhan mendadak.

”Saya sendiri punya. Saya prinsipnya kayak perusahaan, punya petty cash (kas kecil),” akunya.

Setelah ada dana cadangan itu baru lah bisa tenang menjalankan investasi.
Sarannya, lakukan diversifikasi (menyebar ke berbagai instrument dan sektor berbeda) dalam berinvestasi.

”Saya pegang prinsip diversifikasi. Jangan punya anggapan kita pintar, kita ahli sesuatu karena dunia bisa berubah kapan pun,” tegasnya.

Armand investasi di berbagai instrumen mulai dari saham secara langsung, reksa dana, deposito juga ada.

”Reksa dana pun macam-macam kan, ada money market, obligasi, dan saham. Mau saham silakan. Piih yang bluechip; Astra International, BBCA, yang bagus dan sehat lah,” sarannya.

Jika sudah memulai investasi, biasakan untuk terus menambah portofolio. Uang untuk menambah jumlah investasi itu bisa didapatkan lagi secara terus menerus dari gaya hidup sederhana yang dijalani.

Penghematan bisa dari mana saja. Armand memberikan contoh agar bijak saat menggunakan AC.

”Teman saya ada yang coba, minimum bisa saving Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta lho per rumah. Hanya dari hemat menggunakan AC, lampu, TV,” kata dia.

Sehingga jika modal investasi terus bertambah, upaya diversifikasi portofolio juga semakin beragam. Uang yang diinvestasikan sebisa mungkin bersifat jangka panjang untuk keperluan di masa mendatang.

Sumber: Kompas.com, Jawa Pos, Kontan, diolah
Foto: bca.co.id

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved