www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Memahami Risiko

Hati Hati Perangkap Imbal Hasil Tinggi Investasi Palsu

5-Feb-2017 21:42:10 WIB | Online | Share
Hati Hati Perangkap Imbal Hasil Tinggi Investasi Palsu

Investasiku.co.id - Jangan ragu dan tunda-tunda lagi untuk semakin memahami tentang investasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator mengingatkan bahwa semakin banyak produk investasi bodong.

Pada Januari 2017, OJK merilis bahwa terdapat 80 pihak yang melakukan aktivitas investasi ilegal alias tanpa izin.

Pada 11 Januari 2017, misalnya, OJK dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi menemukan enam kegiatan usaha penawaran investasi yang tidak memiliki izin dari otoritas manapun dalam menawarkan produknya yang berpotensi merugikan masyarakat.

Keenamnya langsung ditetapkan sebagai perusahaan investasi ilegal dan harus menghentikan kegiatan usahanya untuk memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat, khususnya konsumen di sektor jasa keuangan.

Keenam perusahaan tersebut adalah:

1. PT Compact Sejahtera Group, Compact500 atau Koperasi Bintang Abadi Sejahtera atau ILC

2. PT Inti Benua Indonesia

3. PT Inlife Indonesia

4. Koperasi Segitiga Bermuda/Profitwin77

5. PT Cipta Multi Bisnis Group

6. PT Mi One Global Indonesia

Lalu bagaimana agar kita tahu tawaran investasi itu legal atau illegal?

OJK dan Satgas Waspada Investasi menghimbau agar sebelum melakukan investasi, lakukan langkah-langkah berikut:

1. Memastikan perusahaan yang menawarkan investasi tersebut memiliki izin usaha dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

2. Memastikan bahwa pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar. Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat bisa mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 1500655, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.

Masyarakat juga bisa melihat langsung daftar perusahaan yang tidak terdaftar dan tidak berada di bawah pengawasan OJK, yang dimuat di laman http://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/AlertPortal/Home.

Paling sederhana dalam mengidentifikasinya adalah tawaran produk investasi dengan imbalan besar. Misalnya, keuntungan 30 persen per bulan. Artinya, 360 persen per tahun!

Padahal, rata-rata pertumbuhan investasi sekitar 10 persen sampai 20 persen per tahun saja sudah bagus.

Ya memang, ada saja misalnya kita beli satu saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan ternyata dalam setahun sahamnya naik 100 persen bahkan lebih. Memang ada, tapi itu kan produknya jelas dan bisa diukur dari kinerja perusahaannya serta membeli melalui jalur yang sudah jelas pula.

Waspada ya…

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved