www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Merencanakan Masa Depan

Dream Wedding ala Raisa dan Hamish? Mulai lah Investasi

28-Sep-2017 10:30:36 WIB | Online | Share
Dream Wedding ala Raisa dan Hamish? Mulai lah Investasi

Investasiku.co.id – Punya angan melangsungkan pernikahan mewah (dream wedding) ala Raisa dan Hamish Daud? Bisa dan boleh-boleh saja. Tapi berapapun biayanya sebisa mungkin jangan dibiayai dari utang. Rencanakan dengan investasi.

Banyak perencana keuangan mengingatkan bahwa seremoni dan pesta pernikahan memang penting. Hanya saja perlu disadari bahwa itu bukan sebuah akhir. Justru sebagai permulaan sebab yang terpenting adalah kesehatan keuangan pasca menikah karena segera dihadapkan beragam kebutuhan.

Ok katakan lah biaya hajatan nikah mewah kayak Raisa dan Hamish yang belum lama ini ramai diperbincangkan itu mencapai sekitar Rp500 juta. Siapa yang bisa kucurkan bujet sebesar itu gampang ditebak; keturunan orang kaya, sudah punya karir mapan dalam jangka waktu kerja minimal 10 tahun, atau baru dapat warisan dalam jumlah banyak.

Buat keturunan orang kaya raya, rasanya bukan masalah. Tapi buat seseorang yang mengumpulkan uang dari hasil kerja atau karena dapat warisan, sebaiknya pertimbangkan lagi. Lebih baik buat rencana jangka panjang kan?

Susun Rencana

Berapa tahun lagi kamu akan menikah? Sekitar lima tahun lagi, tiga tahun lagi, dua tahun, atau bahkan tahun depan? Semakin muda usia sekarang, semakin leluasa menyusun rencana.

Coba lah dengan mulai merencanakan investasi dalam rangka rencana menikah itu. Modal awal, tidak perlu muluk-muluk, separo dari gaji bulanan saja cukup. Setelah itu tinggal konsisten melakukan investasi berkala secara bulanan layaknya menabung.

Lebih hebat lagi jika ternyata sekarang sudah punya tabungan cukup besar, misalnya jumlahnya sudah kali tiga lebih tinggi dari gaji. Modal mumpuni untuk berinvestasi.

Pilih Produk Investasi

Menentukan produk investasi yang tepat relatif lebih mudah karena sudah punya tujuan dari rencana ditentukan. Di pasar modal, masing-masing produk investasi punya karakteristiknya masing-masing dan bisa disesuaikan dengan jangka waktu ditentukan.

Baca Lagi: Prinsip dan Karakter Investor Penentu Kesuksesan Berinvestasi

Investasi di pasar saham sejauh ini memang paling menguntungkan. Tapi, perlu dipahami bahwa saham sebaiknya untuk jangka panjang walaupun ada juga saham yang naik ratusan bahkan ribuan persen dalam kurun waktu setahun.

Contohnya ini: Setengah Tahun Harga Saham Naik 1.314 Persen

Pengusaha sekaligus Founder Value Investing Academy, Cayden Chang, sudah memberikan contoh nyata bahwa jangan bermain-main dengan waktu yang singkat di pasar saham. Dia kehilangan uang modal menikah sebesar USD 50 ribu atau sekitar Rp 665 juta gara-gara itu.

Dikutip dari Straitstimes (24/09), diceritakan bahwa Chang terlalu berspekulasi. Beberapa momen penting termasuk pernikahannya sudah di depan mata.

Gara-gara itu, dia terdorong untuk menyiapkan cadangan finansial yang lebih tebal. Sayangnya, dia berpikir bahwa itu bisa diraih secara instan. Dia berpikir bahwa saham-saham berbasis teknologi yang booming di akhir dekade 90-an akan memberikan keuntungan dalam waktu singkat.

Ditambah lagi, saat itu, Chang belum memelajari dasar-dasar penting dari investasi di pasar modal.

Akhirnya, pada 2001 situasi berbalik. Chang kehilangan USD 50 ribu hanya beberapa minggu sebelum pernikahannya. Padahal modal investasi itu didapatkan Chang yang berasal dari keluarga kurang mampu melalui kerja keras.

Singkat cerita, Chang meminjam uang dari tunangannya agar tetap bisa melangsungkan pernikahan dan berjanji segera membayar. Faktanya pasca menikah dia memang bekerja keras menjalani dua pekerjaan.

Tapi dia sadari bahwa sekeras apapun bekerja gajinya tetap tidak akan cukup membayar pinjaman dari istrinya itu dalam waktu jangka menengah sekalipun.

Maka terpikir bahwa jalan terbaik adalah tetap bekerja dan mulai berinvestasi lagi. Tapi didasari ilmu sehingga dia mengambil sejumlah kursus investasi, membeli banyak buku, dan rajin berdiskusi.

Saat tabungannya terkumpul sekitar USD 30 ribu, Chang kembali ke pasar. Berinvestasi lagi. Sudah lebih percaya diri tentunya karena punya dasar pengetahuan lebih baik.

Hasilnya tentu saja lebih baik lagi. Jangan kan sekadar bayar utang ke istri, dia sekarang punya sumber pendapatan pasif dari saham, Exchange Traded Fund (ETF), dan beberapa instrument lain serta dari bisnis yang dijalankannya.

Salah satu aset propertinya saja sudah mencapai USD 700 ribu atau sekitar hampir Rp 10 miliar.

Ya memang begitu lah, sebaiknya investasi di sesuatu yang kita ketahui. Secara bijaksana sudah sering diungkapkan Warren Buffet.

Balik lagi ke rencana pernikahan, instrument apa yang paling memungkinkan? Bisa dilakukan dengan membeli produk reksa dana. Jenis reksa dana apa yang paling tepat bisa disesuaikan dengan jangka waktunya.

Baca Juga: Pilih Reksa Dana untuk Rencana Biaya Sekolah Anak

Foto: dreammakersevent

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved