www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Mengenal Produk Investasi

Dovish VS Hawkish Sebagai Alarm Situasi Pasar

29-Dec-2016 08:37:45 WIB | Online | Share
Dovish VS Hawkish Sebagai Alarm Situasi Pasar

investasiku.co.id - Selain istilah Bullish and Bearish, simbol Dovish and Hawkish juga familiar di kalangan pelaku pasar keuangan global.

Merpati dan Elang? Yup! Akar kata istilah Dovish versus (vs) Hawkish memang diambil dari dua binatang terbang itu. Dovish dari kata Dove yang artinya burung merpati sedangkan Hawkish dari kata Hawk alias si burung elang.

Dua binatang itu representatif terhadap dua hal berlawanan. Dovish adalah simbol binatang jinak, penurut, dan identik terbang sampai ke titik terginggi. Sebaliknya Hawkish adalah simbol “menyerang” dan terbang menukik ke bawah untuk meraih mangsanya.

Apa saja perbedaan utama Dovish vs Hawkish dengan Bullish and Bearish? Secara umum, Dovish vs Hawkish lebih merupakan sinyal, indikator, dan bahkan warning sebelum terjadinya situasi yang disebut Bullish atau bahkan Bearish. Dovish vs Hawkish adalah pra sedangkan Bullish and Bearish adalah pasca.

Maka istilah Dovish vs Hawkish sering muncul justru saat bank sentral bersikap. Bisa sebagai hasil pertemuan resmi ataupun dari statement para petinggi regulator itu. Sikap bank sentral itu lah yang kemudian diberikan predikat Dovish saat misalnya melunak dan cenderung pro pasar atau sebaliknya, dicap Hawkish saat keberpihakannya berlawanan dengan harapan pasar.

Misalnya; Sebelum bank sentral Amerika Serikat (AS) yang dikenal dengan nama The Federal Reserve (The Fed) itu benar-benar menaikkan suku bunga pada akhir tahun 2016, sejak pertengahan tahun sebenarnya rencana kenaikan sudah digaungkan.

Pelaku pasar harap-harap cemas setiap The Fed akan menggelar rapat yang biasa disebut Federal Open Meeting Committee (FOMC) itu. Kecenderungan harapan pasar adalah The Fed menunda kenaikan suku bunganya.

Saat petinggi The Fed kemudian memberikan pernyataan bahwa kenaikan suku bunga belum saatnya karena perekonomian masih lesu, saat itu lah pernyataan bank sentral disebut Dovish. Biasanya diikuti dengan kenaikan pasar saham dan agresivitas para pelaku pasar meskipun dolar AS (USD) kemudian melemah.

Tapi sebaliknya, jika The Fed menyatakan optimisme perekonomian membaik dan kemungkinan segera didorong dengan kenaikan suku bunga, bank sentral disebut sedang Hawkish. Pelaku pasar resah dan biasanya pasar saham kemudian terkoreksi. Meskipun sebaliknya USD menguat karena ada potensi pembalikan arah dana investasi ke AS sehingga mata uangnya diburu.

Meski begitu bukan berarti Dovish itu selalu menguntungkan dan Hawkish merugikan. Tergantung pada situasi dan posisi mana.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved