www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Merencanakan Masa Depan

Bijak dan Cerdiknya Warren Buffet Ini Perlu Dijadikan Inspirasi

26-Apr-2017 11:18:56 WIB | Online | Share
Bijak dan Cerdiknya Warren Buffet Ini Perlu Dijadikan Inspirasi

Investasiku.co.id – Beragam quotes (statement) Warren Edward Buffet bisa kita jadikan tips bahkan inspirasi baik untuk memulai maupun sedang dalam proses berinvestasi. Investor sukses sekaligus salah satu orang terkaya di dunia itu banyak berbagi saran dalam menghadapi berbagai situasi.

Untuk Kalian Yang Baru Merencanakan Memulai Investasi

”Jangan pernah bergantung pada hanya satu sumber pendapatan. Berinvestasilah untuk menciptakan sumber kedua,” itu salah satu statement paling populer dari Buffet.

Pendiri sekaligus pemimpin Berkshire Hathaway Inc itu juga menilai bahwa sukses dapat uang dari kerja keras banting tulang dari pagi hingga malam bukan lah kesuksesan sejati. ”Jika Anda tidak menemukan cara untuk menghasilkan uang ketika Anda tidur, Anda akan bekerja hingga Anda mati,” ucap pria kelahiran Omaha, Nebraska, AS, 30 Agustus 1930, itu.

Lalu apa yang dimaksud pria yang tercatat memiliki kekayaan USD 62 miliar pada 2008 (lebih tinggi dari USD 60,56 miliar cadangan devisa Negara Indonesia pada Juli 2008) dari statement keduanya itu?

Maksudnya, mulai lah berinvestasi. Meraih penghasilan pasif (passive income) dari hasil kinerja perusahaan lain yang sahamnya kita beli sebagian. Perusahaan yang kita yakin baik dan sehat tentunya.

Bagaimana untuk mengetahui perusahaan itu baik atau tidak? Sebenarnya untuk mendapatkan jawaban itu bukan hal yang terlalu sulit. Berita tentang korporasi sudah banyak dipublikasi.

Teknis lainnya, bisa kita pelajari sendiri. Laporan keterbukaan informasi terkait keuangan dan pemilik utama dari perusahaan juga sudah bisa diakses. Sebab publikasi hal penting semacam itu merupakan kewajiban dari regulator kepada perusahaan publik yang sebagian sahamnya sudah ditawarkan kepada masyarakat.

Baca : Mengenal SRO di Pasar Modal

Setelah itu, baru lah kita bisa mulai buka rekening di pasar modal dan berinvestasi lah dengan sungguh-sungguh, konsisten, dan penuh kesabaran. ”Investasi yang sukses membutuhkan waktu, disiplin, dan kesabaran,” kata Buffet.

Bahkan, kata dia, tidak peduli seberapa besar bakat atau usaha, beberapa hal hanya membutuhkan waktu. ”Anda tidak dapat menghasilkan bayi dalam satu bulan dengan menghamili sembilan wanita. Kadang-kadang, investasi yang sukses membutuhkan kepasifan,” tuturnya.

Pahami Ini Sebelum Memulai Investasi

Buffet tidak sekadar sharing soal teknis investasi, mengatur uang, atau memilih sector bisnis perusahaan yang menarik untuk kita turut ambil bagian di dalamnya.

Lebih dari itu, pria yang sudah mulai bekerja menjual permen karet sampai loper koran sejak SMP, itu mengajarkan pentingnya mengatur diri sebelum berinvestasi. Sebelum kelak punya banyak uang dan kaya raya.

”Banyak dari miliarder yang saya kenal, uang hanya membawa keluar sifat dasar di dalam dirinya. Jika mereka sudah bengal sebelum mereka punya uang, mereka juga hanyalah seorang bengal dengan satu miliar dolar,” begitu gambarannya.

Maka penting menata diri sejak dini agar saat berinvestasi, emosi terjaga. Mengontrol emosi sangat lah penting bagi Buffet sebagai bagian pondasi kuat menentukan arah investasi.

”Jika Anda tidak dapat mengontrol emosi Anda, Anda tidak dapat mengontrol uang Anda.

Hanya dengan menggabungkan kecerdasan berpikir dengan disiplin emosional, Anda akan mendapatkan perilaku yang rasional,” tegasnya.

Baru lah kemudian kita menata keuangan agar selalu ada alokasi dana yang baik untuk investasi, menabung, dan untuk keperluan sehari-hari.

”Jika Anda membeli hal yang tidak Anda perlukan, maka Anda akan segera menjual hal-hal yang Anda butuhkan,” nasihat Buffet.

Terlebih di zaman sekarang, banyak tawaran menggiurkan hanya sekadar untuk memenuhi hasrat komersil pada diri kita. Program diskon bunga, kartu kredit, uang muka (down payment/DP) ringan, dan lainnya, pertimbangkan lah dengan cermat.

”Jauhkan diri Anda dari pinjaman bank, utang, cicilan atau kartu kredit, dan berinvestasilah dengan apa yang Anda miliki,” itu kata Buffet.

Meski orang yang sangat kaya raya, Buffet memang dikenal menjalani hidup secara sederhana. Sebagian kekayaannya bahkan pernah diberitakan disumbangkan untuk kepentingan sosial walaupun akhirnya seolah diganti oleh Tuhan karena pada tahun berikutnya kekayaannya naik kali dua lebih tinggi.

Untuk Kalian Yang Sudah Mulai Investasi

Setelah kita memiliki portofolio investasi baik saham langsung maupun melalui produk reksa dana, terkadang kita dipusingkan oleh situasi. Terutama fluktuasi pasar yang memengaruhi harga portofolio investasi kita dan termasuk berita ekonomi baik dari dalam negeri maupun global.

Kadang kita cemas dan khawatir kemudian mulai berpikir langkah antisipasi. Tidak sedikit bahkan yang kemudian panik dan justru gara-gara itu malah rugi.

”Investasi harus rasional. Jika Anda tidak memahaminya, jangan lakukan. Risiko datang dari ketidaktahuan akan apa yang Anda lakukan,” nah begitu malah kata Buffet.

Lagipula, menurutnya, tidak selalu fluktuasi pasar dan berita jelek dari perekonomian itu kemudian menyengsarakan kita untuk selamanya. ”Bukan ekonomi yang merugikan investor, melainkan para investor itu sendiri. Kualitas paling penting bagi seorang investor adalah watak, bukan kecerdasan. Anda memerlukan watak yang tidak menjurus pada pendapat umum atau bertentangan dengan pendapat umum,” terangnya.

Lalu? ”Pasar saham adalah mekanisme yang luar biasa efisien untuk mentransfer kekayaan dari yang tidak sabar ke yang sabar,” tegasnya lagi.

Lagipula, menurut Buffet, terutama di pasar saham itu kita akan selalu berhadapan dengan dua penyakit super menular yaitu ketakutan dan keserakahan. Hindari dua hal itu tapi manfaatkan secara cerdas pada situasi tertentu.

”Jangka waktu dari epidemi (keserakahan dan ketakutan) ini akan tidak terduga. Kita hanya perlu mencoba untuk menjadi takut ketika orang lain serakah dan menjadi serakah ketika orang lain takut,” sarannya.

Begitu lah secara umum Buffet memberikan saran dan gambaran tentang investasi dan dikaitkan dengan kehidupan. Benang merahnya, bagi dia, yang terpenting adalah investasi pada diri sendiri dengan cara memerkaya ilmu dan pengalaman sebab hanya itu harta berharga yang tidak bisa direbut orang lain.

Maka mulai lah merencanakan masa depan. Mulai lah berinvestasi, menciptakan bank dan asuransi untuk diri sendiri.

”Seseorang sedang duduk di bawah naungan hari ini karena seseorang itu telah menanam pohon sejak lama,” ucap Buffet. Don’t be late…

Foto: DekstopImages.org

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved