www.trimegah.com

Investasi Saham Untuk Biaya Kesehatan Anak

Presenter yang akrab disapa Farhan itu nabung saham secara jangka panjang dimulai pada 1996. Saham pertamanya PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Belakangan semakin terasa ternyata sangat bermanfaat untuk biaya kesehatan anak.



Mengenal Produk Investasi

Begini Angka Pertumbuhan Investasi Reksa Dana Pada Dua Bulan di Awal 2017

3-Mar-2017 15:42:20 WIB | Online | Share
Begini Angka Pertumbuhan Investasi Reksa Dana Pada Dua Bulan di Awal 2017

investasiku.co.id - Investasi di reksa dana secara rata-rata membuahkan hasil positif sepanjang dua bulan awal pada 2017. Secara produk, reksa dana saham masih juara dengan pencapaian pertumbuhan tertinggi sebesar 11,758 persen.

Secara rata-rata, reksa dana pendapatan tetap yang tergabung dalam Infovesta Fixed Income Fund Index (indeks reksa dana pendapatan tetap) tumbuh 1,73 persen sepanjang Januari dan Februari 2017. Tertinggi kedua diraih indeks reksa dana surat utang negara (Infovesta Government Bond Index) sebesar 1,61 persen.

Pertumbuhan tertinggi selanjutnya dicatatkan indeks reksa dana campuran (Infovesta Balanced Fund Index) yang naik 1,35 persen dan diikuti reksa dana obligasi korporasi (Infovesta Corporate Bond Index) yang naik 1,28 persen.

Sedangkan reksa dana pasar uang (Infovesta Money Market Fund) naik 0,86 persen dan reksa dana saham (Infovesta Equity Fund Index) secara rata-rata dalam dua bulan pertama di tahun ini tumbuh paling rendah yaitu 0,11 persen.

Pertumbuhan rata-rata reksa dana saham sebesar 0,11 persen itu jauh di bawah indeks saham acuannya yaitu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sebab pada periode yang sama IHSG tumbuh 1,70 persen.

Meskipun secara rata-rata indeks reksa dana saham tumbuh terendah dibandingkan reksa dana lainnya, namun jika dilihat per produk, pertumbuhan tertinggi ada di reksa dana saham. Produk HPAM Investa Ekuitas Strategis, misalnya, mencatatkan kenaikan sebesar 11,758 persen.

Memang setelah dirata-rata, reksa dana saham jadi terlihat paling berat kenaikannya sebab jumlah produk reksa dana saham paling banyak dibandingkan reksa dana lainnya. Dalam Infovesta Equity Fund Index terdapat 215 produk reksa dana saham.

Bandingkan dengan indeks reksa dana campuran yang dihuni sebanyak 137 produk, indeks reksa dana pendapatan tetap sebanyak 196 produk, dan indeks reksa dana pasar uang sebanyak 88 produk.

Faktanya memang di antara semua produk reksa dana di jenisnya masing-masing tidak mungkin seluruhnya positif. Banyak juga di antaranya yang negatif dan itu memengaruhi angka pertumbuhan secara rata-rata.

Maka cerdas lah memilih produk reksa dana. Di reksa dana saham, misalnya, tidak perlu muluk-muluk mencari yang paling tinggi terus. Yang terpenting adalah stabil dan bisa di atas kinerja indeks acuannya.

Misalnya, jika memilih reksa dana saham, cukup yang kinerjanya bisa di atas IHSG. Dengan data bahwa IHSG tumbuh 1,70 persen pada dua bulan, reksa dana saham kita bisa tumbuh di atas 2 persen itu bisa jadi indikator positif.

Sebab meskipun tumbuh di atas IHSG tapi tidak jauh selisihnya. Sehingga terindikasi pengelolaannya wajar. Misalnya, produk reksa dana saham Tram Consumption Plus dan Tram ASA Equity yang sama-sama tumbuh 2,468 persen.

Bisa jauh di atas itu tentu lebih baik tetapi harus dilihat konsistensi dan saham-saham yang terdapat di dalam produk reksa dana tersebut.

Other Articles


Copyright @ 2016 Investasiku.co.id, All Rights Reserved